Kencana Energi Menangkan Tender PLTA Pakkat 2 Kapasitas 45 Megawatt

Kencana Energi Menangkan Tender PLTA Pakkat 2 Kapasitas 45 Megawatt

PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) resmi ditetapkan sebagai pemenang tender pengadaan listrik Independent Power Producer (IPP) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pakkat 2 berkapasitas 45 megawatt (MW). Penunjukan oleh PT PLN (Persero) ini diterima perseroan melalui surat resmi tertanggal 11 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Market.

Lokasi pembangunan infrastruktur pembangkit hijau ini berada di Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Proyek ini diproyeksikan akan meningkatkan total kapasitas terpasang milik emiten berkode saham KEEN tersebut secara signifikan setelah masa konstruksi rampung.

Direktur Keuangan Kencana Energi Lestari, Giat Widjaja, mengonfirmasi bahwa penambahan kapasitas dari PLTA Pakkat 2 akan mengubah profil produksi energi perusahaan. Proyek ini tercatat sebagai pembangkit dengan skala terbesar yang pernah dikelola oleh perseroan sejauh ini.

"Dengan tambahan proyek PLTA Pakkat 2, kapasitas terpasang pembangkit perseroan diproyeksikan meningkat signifikan dari saat ini sebesar 69 MW menjadi 114 MW setelah proyek selesai dibangun dan beroperasi secara komersial," ujarnya Giat Widjaja, Direktur Keuangan Kencana Energi Lestari.

Manajemen menjelaskan bahwa kemenangan tender ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai pengembang energi baru terbarukan (EBT) di tingkat nasional. Langkah ekspansi portofolio hijau tersebut selaras dengan agenda transisi energi yang dicanangkan pemerintah Indonesia.

Estimasi kebutuhan investasi untuk pengerjaan PLTA Pakkat 2 mencapai angka US$116 juta atau setara dengan Rp1,97 triliun, dengan asumsi nilai tukar Rp17.000 per dolar AS. Masa pengerjaan fisik bangunan diperkirakan memakan waktu sekitar empat tahun hingga siap beroperasi penuh.

Hingga saat ini, pihak manajemen KEEN tengah menunggu agenda penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) atau Power Purchase Agreement (PPA) bersama PLN. Proses administrasi ini merupakan tahapan krusial sebelum perusahaan dapat memulai tahap konstruksi di lapangan.

Optimisme perusahaan terhadap sektor tenaga air didasari pada fokus utama pengembangan usaha yang menargetkan kontribusi lebih besar pada target net zero emission Indonesia. Pemanfaatan energi bersih di masa depan diharapkan dapat diperluas melalui proyek-proyek strategis serupa.

Artikel terkait

Rekomendasi