Ahli Hidrogeologi Ungkap Kriteria Air Minum Layak Konsumsi

Ahli Hidrogeologi Ungkap Kriteria Air Minum Layak Konsumsi

Ahli hidrogeologi Danone, Arif Fadillah, mengungkapkan bahwa kejernihan fisik bukan satu-satunya jaminan keamanan air minum saat berbicara dalam acara media di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026). Ia menekankan pentingnya pemenuhan standar kualitas demi memastikan air benar-benar sehat untuk dikonsumsi.

Kualitas air minum dapat dikenali melalui beberapa indikator sederhana yang bisa diamati langsung oleh masyarakat. Dilansir dari Detik Health, kejernihan visual menjadi poin dasar sebelum menilai aspek aroma dan rasa yang terkandung dalam air tersebut.

"Kalau dari segi orang awam itu mudah sekali melihat apakah air itu jernih atau tidak. Itu yang paling mudah diamati," ucap Arif Fadillah, Operational Water Resources & Watershed Science Senior Manager Danone.

Selain faktor fisik yang kasat mata, Arif menambahkan bahwa air yang baik secara umum tidak mengeluarkan bau tertentu. Karakter rasa pada air minum juga tidak boleh muncul secara mencolok saat dikonsumsi oleh publik.

"Kemudian biasanya tidak berbau, itu ciri kedua. Biasanya apabila ada rasanya, rasanya juga harusnya tidak terlalu signifikan," sambung Arif Fadillah.

Perbedaan rasa pada air minum sejatinya dipengaruhi oleh komposisi mineral yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan studi terkini, setiap sumber air memiliki karakteristik unik yang ditentukan oleh profil mineral yang terbawa dari alam.

"Sebenarnya ada penelitian terbaru, sebenarnya orang berpikir kalau air tidak berasa ya. Sebenarnya kalau kita cobain satu-satu dia punya karakter berbeda-beda karena mineralnya," jelas Arif Fadillah.

Standar keamanan air di Indonesia telah diatur secara ketat melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Regulasi tersebut mencakup sekitar 50 parameter pemeriksaan yang melibatkan pengujian unsur kimia dan tingkat mikrobiologi secara mendalam.

Pihak produsen air minum seperti Aqua menerapkan pengawasan yang lebih luas dengan menggunakan 400 parameter internal untuk menjamin keamanan produk. Hal ini dilakukan melalui proses eksplorasi sumber air yang sangat selektif di lokasi-lokasi tertentu.

"Jadi tidak semua air itu sehat dan kenapa kita melakukan eksplorasi air itu di lokasi tertentu saja itu kita sudah menilai dengan standar kualitas yang ditentukan oleh pemerintah dan standar yang ditentukan oleh Danone," tandas Arif Fadillah.

Artikel terkait

Rekomendasi