Laba Bersih Sun Life Indonesia Meroket 104 Persen per Maret 2026

Laba Bersih Sun Life Indonesia Meroket 104 Persen per Maret 2026

PT Sun Life Financial Indonesia atau Sun Life Indonesia mencatatkan performa keuangan yang impresif pada kuartal pertama tahun ini. Perusahaan asuransi tersebut berhasil mengantongi laba bersih setelah pajak mencapai Rp97,05 miliar hingga Maret 2026.

Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 104,69 persen secara tahunan (year on year/YoY). Dilansir dari Finansial, pada periode yang sama di tahun sebelumnya, Sun Life Indonesia hanya mencatatkan laba sebesar Rp47,41 miliar.

Pertumbuhan laba yang sangat tajam ini ditopang oleh peningkatan pendapatan usaha yang cukup kuat. Berdasarkan laporan keuangan bulanan yang dirilis, pendapatan usaha perusahaan tumbuh 30,27 persen menjadi Rp505,76 miliar dari posisi sebelumnya Rp388,23 miliar.

Selain didorong oleh sisi pendapatan, Sun Life Indonesia juga sukses menjalankan efisiensi pada pos pengeluaran. Perusahaan mampu menekan jumlah beban hingga 18,10 persen menjadi Rp789,79 miliar per Maret 2026.

Sebagai perbandingan, pada Maret 2025, beban yang harus ditanggung perusahaan mencapai Rp964,29 miliar. Dari sisi neraca keuangan, total aset perusahaan juga mengalami tren positif dengan kenaikan sebesar 3,88 persen.

Nilai aset yang pada tahun lalu tercatat sebesar Rp18 triliun, kini meningkat menjadi Rp18,70 triliun. Kenaikan aset ini didukung oleh penempatan investasi yang tumbuh 5,62 persen menjadi Rp11,34 triliun.

Sementara itu, jumlah aset non-investasi juga merangkak naik sebesar 1,31 persen ke posisi Rp7,36 triliun. Di sisi lain, liabilitas perusahaan berada di angka Rp10,92 triliun, atau meningkat 3,96 persen dari tahun lalu yang sebesar Rp10,50 triliun.

Ketahanan Modal dan Solvabilitas

Kesehatan finansial perusahaan juga terlihat dari pertumbuhan total ekuitas sebesar 3,77 persen menjadi Rp7,78 triliun. Rasio pencapaian pemenuhan tingkat solvabilitas pun menguat dari 467 persen menjadi 500 persen.

Kinerja positif ini menjadi sinyal penting bagi nasabah dan calon nasabah mengenai ketahanan modal perusahaan. Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, memberikan penjelasannya mengenai pencapaian ini dalam sebuah kesempatan resmi.

"Ini juga penting buat masyarakat tahu bahwa Sun Life Indonesia itu perusahaan yang sehat, kuat secara keuangan, sehingga yang nanti bisa menemani keluarga Indonesia untuk jangka panjang," kata Albert dalam Konferensi Pers, Jumat (8/5/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi