PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) membukukan laba periode berjalan pada kuartal I 2026 sebesar Rp 265,57 miliar. Dilansir dari Detik Finance, jumlah tersebut melonjak hingga 39,50% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 190,37 miliar.
Pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh pendapatan bersih perusahaan yang menyentuh Rp 5,88 triliun hingga Maret 2026. Angka pendapatan ini mengalami kenaikan sebesar 6,43% dari periode sebelumnya yang bernilai Rp 5,52 triliun.
Masifnya ekspansi gerai menjadi salah satu faktor utama yang menopang pertumbuhan kinerja keuangan emiten berkode saham MIDI tersebut.
Alfamidi tercatat mengoperasikan sebanyak 2.627 gerai di seluruh wilayah Indonesia hingga 31 Maret 2026. Jumlah ini menunjukkan penambahan sebanyak 40 gerai baru jika dibandingkan dengan posisi pada akhir tahun 2025.
Jaringan ritel ini secara rinci terdiri atas 2.541 gerai Alfamidi, 82 gerai Alfamidi Super, serta 4 gerai Midi Fresh.
Direktur Keuangan PT Midi Utama Indonesia Tbk Suantopo Po mengungkapkan bahwa perseroan memiliki target untuk membuka ratusan gerai baru sepanjang tahun ini.
"Jadi, dapat kami sampaikan bahwa perseroan menargetkan pembukaan gerai sebanyak 200 gerai tahun 2026. Adapun kebutuhan capex-nya adalah sekitar Rp 1,5 triliun," ujarnya di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Midi Utama Indonesia di Alfa Tower Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026).
Sebelumnya, perusahaan ritel ini juga menorehkan pertumbuhan usaha yang positif di sepanjang tahun 2025 dengan membukukan pendapatan tahunan sebesar Rp 20,64 triliun. Capaian Pendapatan sepanjang 2025 ini menguat 3,79% dibandingkan tahun 2024 yang bernilai Rp 19,89 triliun.
Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik sebesar 45,01% menjadi Rp 792 miliar, dari posisi tahun 2024 sebesar Rp 546 miliar.
Pengembangan Ekosistem Digital Lewat Aplikasi
Selain memperluas jaringan toko fisik, anak usaha dari jaringan ritel Alfamart ini juga terus memperkuat performa di sektor digital.
Corporate Legal & Compliance Director PT Midi Utama Indonesia Afid Hermeily menambahkan bahwa langkah penguatan ekosistem digital tersebut dijalankan secara konsisten melalui optimalisasi platform belanja online Midi Kriing.
"Hingga akhir 2025, jumlah member mencapai 7,02 juta yang berkontribusi sebesar 49,8% terhadap total penjualan perseroan," jelasnya.