Olahraga sederhana menggunakan berat tubuh sendiri atau bodyweight dinilai efektif membantu pembakaran lemak perut bagi individu berusia di atas 50 tahun pada Jumat, 9 Mei 2026. Metode ini menjadi solusi alternatif selain penggunaan alat gym untuk menjaga metabolisme tubuh tetap aktif seiring bertambahnya usia.
Pemanfaatan beban tubuh dalam latihan fisik dilaporkan mampu melatih berbagai kelompok otot secara simultan sekaligus meningkatkan keseimbangan serta stabilitas. Informasi yang dilansir dari Lifestyle menyebutkan bahwa efektivitas ini jauh melampaui latihan isolasi otot perut konvensional seperti sit-up.
Direktur Kebugaran di Pritikin Longevity Center, Jaqueline Gavino, memaparkan bahwa tantangan mengecilkan perut di usia senja dipengaruhi oleh faktor biologis yang kompleks. Menurut penjelasannya, diperlukan pendekatan menyeluruh yang melibatkan aktivitas fisik harian dan pengaturan nutrisi yang tepat.
"Penurunan massa otot, perubahan hormon, dan berkurangnya aktivitas harian dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan penyimpanan lemak, terutama di area perut," ujar Gavino.
Keunggulan utama latihan bodyweight terletak pada tuntutan energi yang besar saat menggerakkan banyak kelompok otot dalam satu rangkaian gerakan. Selain itu, jenis olahraga ini juga berperan penting dalam memperkuat inti tubuh serta menjaga mobilitas persendian tanpa memerlukan fasilitas olahraga tambahan.
"Latihan seperti crunches saja sering kali tidak cukup untuk membantu mengurangi lemak di area perut," kata Gavino.
Terdapat lima jenis latihan yang direkomendasikan untuk menekan timbunan lemak perut, di antaranya adalah wall sit untuk daya tahan otot bawah dan step-back lunges untuk melatih keseimbangan. Selain itu, high plank, side lunge, dan glute bridge with chest fly menjadi rangkaian gerakan yang mengaktifkan otot inti hingga otot dada secara bersamaan.
Gavino turut memberikan penekanan bahwa hasil latihan rutin akan menjadi lebih optimal jika didukung oleh gaya hidup yang aktif secara konsisten. Kebiasaan sederhana seperti lebih sering berdiri dan berjalan kaki secara signifikan dapat meningkatkan pengeluaran energi harian total bagi kelompok usia 50 tahun ke atas.