Pemerintah Indonesia terus berupaya mempercepat adopsi transaksi digital di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Langkah ini diambil karena UMKM dianggap sebagai pilar utama dalam menyokong perekonomian nasional.
Strategi percepatan ini diimplementasikan melalui digitalisasi transaksi pada berbagai sektor usaha, termasuk logistik. Seperti diberitakan oleh Detik Finance, Lion Parcel kini resmi menggandeng AstraPay untuk menerapkan sistem pembayaran digital berbasis QRIS.
Kemitraan strategis ini mencakup berbagai inisiatif untuk memperluas penetrasi dan edukasi mengenai transaksi non-tunai. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah "Agen Lion Parcel Jagoan AstraPay", sebuah program apresiasi berbasis performa selama enam bulan.
Program tersebut dirancang untuk memotivasi mitra agen Lion Parcel agar lebih aktif menggunakan transaksi digital dalam operasional harian mereka. Inisiatif ini telah merangkul ratusan mitra di seluruh Indonesia, dengan 36 agen berprestasi menerima penghargaan guna mendukung ekspansi bisnis mereka.
Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah krusial dalam memperkokoh ekosistem digital di seluruh jaringan agen mereka.
"Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya menghadirkan metode pembayaran digital, tetapi juga mendorong transformasi perilaku transaksi di tingkat agen. QRIS AstraPay memungkinkan proses pembayaran yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi, sehingga membantu mitra agen meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pelanggan," ujar Febri.
Sistem pembayaran terintegrasi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi pelanggan sekaligus mempermudah manajemen keuangan bagi pengelola agen.
Penguatan Literasi Keuangan Bagi Pelaku Usaha
Reny Futsy Yama, Chief Marketing Officer AstraPay, menekankan bahwa sinergi ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas jangkauan QRIS di sektor riil. Selain itu, program ini bertujuan memperkuat literasi keuangan digital bagi para pelaku UMKM.
"Didukung oleh ekosistem Astra yang luas dan menjangkau berbagai sektor industri, AstraPay memiliki kekuatan kolaborasi yang memungkinkan percepatan adopsi transaksi digital hingga ke berbagai lapisan pelaku usaha di Indonesia. Hal ini membuat AstraPay tidak hanya mampu menghadirkan solusi pembayaran yang mudah digunakan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di berbagai skala dan wilayah," kata Reny.
AstraPay memanfaatkan jaringan agen yang tersebar luas untuk meningkatkan inklusi keuangan di berbagai daerah. Hal ini memastikan para pelaku usaha siap menghadapi tantangan ekonomi digital yang semakin dinamis.
"Kolaborasi dengan Lion Parcel memungkinkan kami menjangkau jaringan agen yang tersebar luas di seluruh Indonesia, sehingga dapat mendorong inklusi keuangan sekaligus mempercepat adopsi transaksi digital di tingkat UMKM. Lebih dari itu, kami juga terus berkomitmen menghadirkan edukasi dan literasi keuangan digital secara berkelanjutan kepada UMKM di berbagai daerah agar para pelaku usaha tidak hanya mampu bertransaksi secara digital, tetapi juga semakin siap mengelola bisnisnya secara lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan di era ekonomi digital," jelas Reny.
Dampak Positif Terhadap Pertumbuhan Bisnis
Penerapan program digitalisasi ini mulai menunjukkan hasil yang signifikan pada kinerja mitra agen. Terdapat tren positif berupa peningkatan aktivitas transaksi dan jumlah pelanggan baru di lapangan.
Data internal menunjukkan bahwa integrasi ini telah berkontribusi pada kenaikan pendapatan mitra agen hingga lebih dari 10%. Capaian tersebut membuktikan bahwa sinergi logistik dan teknologi finansial memberikan dampak nyata bagi profitabilitas usaha kecil.
"Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi layanan logistik dengan sistem pembayaran digital dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan bisnis mitra agen. Ke depan, kami akan terus mengembangkan kolaborasi ini untuk memperluas manfaat bagi ekosistem," tutur Febri.
Selain aspek teknis pembayaran, kerja sama ini juga mencakup sesi edukasi khusus bagi mitra agen. Materi pelatihan meliputi teknik pengembangan bisnis serta optimalisasi layanan berbasis digital untuk memastikan teknologi yang digunakan dapat memberikan hasil maksimal bagi keberlanjutan usaha.