Investor senior Lo Kheng Hong memperkuat posisi kepemilikannya di emiten perkebunan sawit Grup Salim, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), dengan memborong 22,62 juta lembar saham baru pada Kamis, 21 Mei 2026.
Aksi korporasi ini dilakukan saat harga saham SIMP sedang dalam tren melemah di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga menyentuh level Rp525 per lembar pada Jumat, 22 Mei 2026, yang menunjukkan penurunan sebesar 38,24 persen dalam sebulan terakhir.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dipublikasikan BEI, pembelian tepatnya sebanyak 22.622.900 lembar saham tersebut membuat total kepemilikan saham Lo Kheng Hong di SIMP melonjak menjadi 793,64 juta lembar saham atau setara dengan 5,12 persen, melampaui posisi akhir April 2026 yang sebesar 4,97 persen.
Langkah penambahan muatan secara konsisten sepanjang Mei 2026 oleh investor yang dikenal dengan strategi value investing ini langsung menjadi sorotan pasar dan mendorong pertumbuhan jumlah pemegang saham SIMP secara keseluruhan.
Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek dari Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra mencatat jumlah investor SIMP melonjak signifikan sebanyak 2.308 investor, dari 17.429 pemegang saham pada bulan sebelumnya menjadi 19.737 pemegang saham pada akhir April 2026.
Riwayat investasi Lo Kheng Hong di SIMP telah dimulai sejak Juni 2025 dengan kepemilikan awal sebesar 5,03 persen sebelum sempat melakukan aksi ambil untung pada April 2026 dengan melepas sekitar 8,18 juta lembar saham senilai Rp7,54 miliar.
Selain pada emiten berkode saham SIMP ini, sang investor kawakan juga tercatat menggenggam porsi saham di atas 1 persen pada belasan perusahaan publik lainnya per akhir April 2026.
"Lebih dari itu [portofolio saham jumbo 17 emiten]" ungkap Lo Kheng Hong saat memberikan konfirmasi kepada awak media pada Maret 2025 lalu.
Dalam rincian data registrasi efek terbaru, struktur kepemilikan mayoritas SIMP saat ini masih dikendalikan oleh Indofood Agri Resources Ltd sebesar 73,46 persen (11,38 miliar saham) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk sebesar 6,68 persen (1,03 miliar saham), sementara sisanya tersebar di masyarakat serta beberapa investor individu.
| Nama Emiten | Kode Saham | Jumlah Saham | Persentase (%) |
|---|---|---|---|
| PT ABM Investama Tbk. | ABMM | 155.382.500 | 5,64 |
| PT Polychem Indonesia Tbk. | ADMG | 50.318.100 | 1,29 |
| PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. | BEST | 139.422.500 | 1,45 |
| PT Global Mediacom Tbk. | BMTR | 1.066.433.500 | 6,43 |
| PT Clipan Finance Indonesia Tbk. | CFIN | 75.594.200 | 1,9 |
| PT Intiland Development Tbk. | DILD | 716.806.700 | 6,92 |
| PT Gajah Tunggal Tbk. | GJTL | 232.792.900 | 6,68 |
| PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. | LSIP | 89.044.700 | 1,31 |
| PT Malindo Feedmill Tbk. | MAIN | 27.656.600 | 1,24 |
| PT Paninvest Tbk. | PNIN | 50.195.750 | 1,23 |
| PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. | RALS | 201.342.400 | 2,84 |
| PT Salim Ivomas Pratama Tbk. | SIMP | 771.017.500 | 4,97 |
| PT Sri Rejeki Isman Tbk. | SRIL | 209.339.500 | 1,02 |
Data portofolio di atas menunjukkan posisi per April 2026 sebelum adanya transaksi pembelian terbaru pada saham SIMP yang mengejutkan pasar modal di bulan Mei ini.