6 Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Saat Fase Luteal Menjelang Menstruasi

6 Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Saat Fase Luteal Menjelang Menstruasi

Siklus menstruasi perempuan terdiri atas empat fase, dan salah satunya adalah fase luteal yang memicu peningkatan metabolisme serta keinginan makan akibat perubahan hormon progesteron. Untuk menjaga keseimbangan energi dan meredakan gejala PMS, berikut adalah 6 jenis makanan yang disarankan oleh pakar untuk dikonsumsi menjelang menstruasi.

  • Karbohidrat kompleks — Mengonsumsi makanan seperti nasi merah, ubi, jagung, kacang merah, dan kacang polong dapat memberikan sumber energi yang lebih stabil dan menjaga gula darah tetap seimbang.
  • Makanan kaya serat — Makanan seperti roti gandum utuh, buah, sayuran, hingga biji chia sangat penting untuk membantu mengurangi sembelit, rasa kembung, serta menjaga kestabilan gula darah.
  • Protein — Sumber protein seperti telur, ayam, tahu, tempe, yoghurt, dan salmon dapat membantu mendukung produksi hormon progesteron sekaligus meningkatkan rasa kenyang lebih lama.
  • Lemak sehat dan mikronutrien — Konsumsi alpukat, minyak zaitun, cokelat hitam, pisang, dan sayuran hijau direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan lemak sehat, omega-3, kalsium, magnesium, serta zinc.
  • Makanan kaya zat besi — Daging, jeroan, kacang-kacangan, kismis hitam, dan bayam sangat disarankan untuk mengantisipasi hilangnya zat besi selama menstruasi yang sering memicu kelelahan.
  • Makanan anti-inflamasi — Mengonsumsi makanan atau minuman anti-inflamasi dapat membantu mengurangi peradangan serta mengatasi gejala PMS umum seperti payudara yang sensitif dan nyeri.

Daftar makanan yang direkomendasikan oleh pakar ini bisa dijadikan sebagai acuan nutrisi yang tepat ketika kamu sedang berada dalam fase luteal.

Artikel terkait

Rekomendasi