Matahari Department Store Bagikan Dividen Tunai Rp250 Per Saham

Matahari Department Store Bagikan Dividen Tunai Rp250 Per Saham

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp250 per saham di tengah pergerakan saham yang melemah pada Kamis (16/4). Keputusan nilai bagi hasil ini sesuai dengan usulan manajemen perusahaan sebelumnya bagi para pemegang saham.

Sebagaimana dilansir dari Stocksetup, nilai saham LPPF pada sesi pertama hari Kamis (16/4) berada di level Rp1.920,00 per saham. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 20,00 poin atau sekitar 1,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Perusahaan yang berfokus pada ritel produk fesyen dan kebutuhan gaya hidup ini tetap berkomitmen membagikan laba tahun buku 2025 kepada investor retail. Meskipun kebijakan dividen tetap terjaga, laporan keuangan perusahaan menunjukkan adanya tekanan signifikan akibat penurunan daya beli masyarakat sepanjang tahun tersebut.

Pendapatan LPPF pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp5,78 triliun, yang mana angka ini merosot 9,6 persen dari pencapaian tahun 2024 sebesar Rp6,39 triliun. Penurunan ini juga berdampak pada laba kotor yang terkoreksi 10,7 persen menjadi Rp3,81 triliun.

Penurunan lebih dalam terlihat pada laba bersih perusahaan yang jatuh 12,4 persen menjadi Rp725,4 miliar dibandingkan perolehan tahun sebelumnya senilai Rp827,7 miliar. Sementara itu, EBITDA perusahaan juga terpangkas 9,2 persen menjadi Rp1,85 triliun.

Operasional Matahari Department Store saat ini dikelola oleh jajaran direksi dan komisaris profesional guna mengawal strategi bisnis di sektor ritel modern.

Struktur Manajemen PT Matahari Department Store Tbk
NamaJabatanStatus/Afiliasi
Bunjamin Jonatan MailoolPresiden DirekturTerafiliasi
Monish Manohar MasukhaniWakil Presiden DirekturTerafiliasi
Herni Dian AnggreaniDirekturTerafiliasi
Andy AdhiwanaPresiden KomisarisNon-Independen
Adrian SuhermanKomisarisNon-Independen
Bianca Cheo Hui HsinKomisarisIndependen
Hasan SoedjonoKomisarisIndependen

Manajemen saat ini terus mengembangkan sistem omnichannel dan penjualan digital untuk mendukung performa gerai fisik. Hingga kini, kontribusi pendapatan terbesar emiten ritel ini masih didominasi oleh operasional di wilayah Pulau Jawa.

Artikel terkait

Rekomendasi