Mayapada Hospital Jakarta Selatan Hadirkan Teknologi PET-CT Scan Modern

Mayapada Hospital Jakarta Selatan Hadirkan Teknologi PET-CT Scan Modern

Inovasi teknologi Kedokteran Nuklir dan Teranostik resmi diluncurkan oleh Mayapada Healthcare melalui penyediaan layanan PET-CT Scan serta SPECT-CT Scan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). Fasilitas diagnostik berstandar global ini dilansir dari Lifestyle menjadi langkah penting dalam penguatan ekosistem layanan kanker terpadu.

Teknologi pencitraan canggih ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi penyakit hingga pada level seluler dan molekuler. Melalui alat ini, aktivitas metabolisme sel tubuh dapat terpantau dengan sangat detail, yang selama ini masih jarang tersedia di berbagai rumah sakit di Indonesia.

Langkah strategis ini bertujuan agar pasien dapat menjalani seluruh rangkaian proses, mulai dari diagnosis hingga terapi, dalam satu alur yang lebih cepat. Integrasi layanan ini diharapkan mampu meningkatkan presisi dalam penanganan medis bagi penderita kanker di seluruh jaringan rumah sakit tersebut.

Dalam menghadirkan fasilitas medis mutakhir ini, Mayapada Healthcare menjalin kolaborasi dengan mitra teknologi global, Siemens Healthineers. Kerja sama jangka panjang ini difokuskan pada peningkatan akses terhadap diagnostik kanker yang lebih akurat bagi masyarakat luas.

President Director Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer, menyampaikan:

"Kerja sama ini mencerminkan sinergi antara inovasi teknologi kami dan keunggulan Mayapada Healthcare dalam kemampuan klinis, serta kapabilitas kuat dalam menghadirkan layanan yang berfokus pada patient experience dan patient outcomes."

Alfred juga menambahkan bahwa kemitraan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan diagnostik yang presisi di tengah meningkatnya beban penyakit kanker. Pihaknya mengapresiasi komitmen rumah sakit dalam menjaga standar mutu internasional pada layanan onkologi yang terintegrasi.

Teknologi yang digunakan diklaim memiliki keunggulan pada akurasi diagnosis serta efektivitas terapi. Hasil pencitraan seluruh tubuh menjadi lebih tajam, sementara paparan radiasi yang diterima pasien justru lebih rendah dan waktu pemeriksaan menjadi lebih singkat.

Ekosistem Oncology Center yang Komprehensif

Navin Sonthalia selaku President Director & CEO Mayapada Healthcare menegaskan bahwa investasi pada alat PET-CT dan SPECT-CT merupakan bagian dari komitmen pembangunan Oncology Center yang modern. Hal ini dilakukan agar pasien mendapatkan kepastian penanganan medis di dalam negeri.

Navin Sonthalia mengatakan:

"Pasien mendapatkan diagnosis yang akurat, terapi yang tepat, dan harapan hidup yang lebih baik, tanpa harus ke luar negeri."

Ekspansi layanan ini juga direncanakan akan mencakup wilayah lain pada tahun mendatang. Fasilitas serupa dijadwalkan hadir di Mayapada Hospital Tangerang, Surabaya, hingga Bandung sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan di seluruh jaringan rumah sakit.

Navin Sonthalia menambahkan:

"Tahun depan, kami akan menghadirkan PET-CT dan SPECT-CT di Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) dan Surabaya (MHSB), serta PET-CT di Mayapada Hospital Bandung (MHBD), sebagai bagian dari strategi Mayapada Healthcare untuk meningkatkan kualitas layanan di seluruh jaringan. Penguatan layanan ini turut didukung kolaborasi klinis dengan mitra strategis kelas dunia seperti Apollo Hospitals India, National University Hospital (NUH) Singapura, dan lainnya serta penerapan standar internasional Joint Commission International (JCI) yang telah diraih MHJS, dengan fokus pada keselamatan pasien dan akurasi di setiap tahap perawatan."

Fokus pada Keselamatan dan Kenyamanan Pasien

Direktur Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong, MM, menjelaskan bahwa MHJS terus berupaya meningkatkan pengalaman pasien. Unit ini menjadi pusat layanan kanker bagi seluruh jaringan dengan pendekatan Comprehensive Cancer Care.

dr. Fiktorius Kuludong, MM, memaparkan:

"Dalam menangani kasus kanker kompleks, kami berkomitmen pada We Walk Every Journey with C.A.R.E (Compassion, Advanced, Responsive, Experts) di mana kami menemani setiap perjalanan pasien (patient journey) melalui pendampingan menyeluruh oleh tim Patient Navigator agar pasien dan keluarga mendapatkan alur perawatan yang lebih terkoordinasi, efektif, dan nyaman, didukung teknologi advanced, serta keahlian dan kolaborasi aktif tim dokter multidisiplin dalam Tumor Board yang memastikan setiap kasus ditangani secara komprehensif, berbasis bukti, dan terpersonalisasi dengan pendekatan patient-centered care."

Layanan ini ditempatkan di Nuclear Medicine & Molecular Theranostic Center. Selain diagnosis, pusat ini menyediakan terapi yang menargetkan sel kanker secara spesifik sehingga meminimalkan dampak negatif pada jaringan tubuh yang masih sehat.

Peran Krusial Kedokteran Nuklir

Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir MHJS, dr. Lim Andreas, Sp.KN, menekankan pentingnya kepastian diagnosis bagi pasien yang dicurigai menderita kanker. Teknologi nuklir berperan besar dalam mendeteksi dini hingga memantau kekambuhan penyakit.

dr. Lim Andreas, Sp.KN, menjelaskan:

"PET-CT dan SPECT-CT memiliki peran yang sangat krusial bagi banyak pasien kanker, baik dalam deteksi dini, maupun dalam penegakan diagnosis dan deteksi kekambuhan kanker, serta memantau respons terapi secara akurat. Keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi, di mana PET-CT berperan dalam mengevaluasi aktivitas/metabolisme sel untuk mendeteksi penyakit, menentukan penyebaran, hingga memantau respons terapi, sementara SPECT-CT dapat digunakan untuk menilai fungsi berbagai organ, serta untuk perencanaan terapi. Seluruh prosedur dilakukan dengan radiofarmaka dosis aman sesuai standar, yang dalam waktu 30-180 menit terdistribusi optimal, untuk menghasilkan pemindaian menyeluruh sekaligus mendukung terapi yang lebih presisi dan personal."

Integrasi teknologi ini juga memfasilitasi kolaborasi antardokter spesialis dari berbagai unit. Dengan data yang lebih akurat, keputusan klinis dan perencanaan terapi dapat dilakukan secara lebih komprehensif demi mencapai hasil kesehatan terbaik bagi setiap pasien.

Artikel terkait

Rekomendasi