Maybank Indonesia Tarik Investor Timur Tengah Garap Proyek Besar

Maybank Indonesia Tarik Investor Timur Tengah Garap Proyek Besar

PT Bank Maybank Indonesia Tbk tengah memfasilitasi masuknya investor asal Timur Tengah untuk menggarap berbagai proyek berskala besar di Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah strategis ini memanfaatkan konektivitas jaringan perbankan internasional Malayan Banking Berhad (Maybank) Grup pada Rabu (6/5/2026).

Dilansir dari Money, Direktur Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia Romy H. Buchari menjelaskan bahwa keterlibatan pemodal asing tersebut bertujuan untuk memperkuat posisi perseroan sebagai penghubung investasi global. Saat ini, proses kerja sama untuk pengembangan proyek baru sudah mulai berjalan.

"Tim Global Banking, tim korporat kami, mendatangkan investor yang berbasis di Timur Tengah untuk melakukan proyek-proyek baru di sini. Jadi itu sudah dimulai. Dan kita berbicara tentang proyek-proyek besar," ujar Romy H. Buchari, Direktur Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia.

Romy menegaskan ambisi perusahaan untuk menjadi penggerak utama dalam industri keuangan tanah air melalui kolaborasi internasional tersebut.

"Kita ingin menjadi motor atau mesin utama bagi perekonomian Indonesia. Bukan hanya ceruk pasar," ucap Romy H. Buchari, Direktur Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia.

Hingga saat ini, pihak manajemen belum memerinci sektor spesifik maupun nilai total investasi yang akan dikucurkan oleh para investor tersebut. Namun, terdapat harapan agar pendanaan diarahkan pada proyek keuangan syariah berbasis teknologi digital.

"Saya tidak berhak menyebutkannya sekarang, tetapi ketika saatnya tiba, maka kita akan menyebutkannya," kata Romy H. Buchari, Direktur Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia.

Inisiatif ini berjalan beriringan dengan rencana pemisahan atau spin-off unit usaha syariah menjadi bank umum syariah mandiri sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aset UUS Maybank kini telah mencapai Rp44 triliun, mendekati batas minimal spin-off sebesar Rp50 triliun.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, Maybank juga merilis platform digital Amanah Pro untuk mempermudah kebutuhan finansial nasabah yang menjalankan ibadah haji dan umrah.

"Kami berharap ini (Amanah Pro) akan menjadi warisan yang akan diteruskan nanti ke entitas baru ketika waktunya tiba," tutur Romy H. Buchari, Direktur Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi