PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) IV atau private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,44 miliar saham baru pada Juni 2026. Aksi korporasi ini menargetkan penghimpunan dana segar mencapai US$436,8 juta atau sekitar Rp7,58 triliun untuk mendukung strategi ekspansi jangka panjang perusahaan.
Melansir data dari Bareksa dan Kontan, jumlah saham yang diterbitkan setara dengan maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dengan nilai nominal Rp20 per saham. Dengan asumsi harga pelaksanaan sebesar Rp3.100 per saham, MDKA memproyeksikan perbaikan struktur keuangan melalui penurunan rasio utang terhadap ekuitas (DER) dari 1,0x menjadi 0,8x.
Perseroan telah menetapkan alokasi penggunaan dana tersebut, di mana sebesar 70% akan digunakan untuk belanja modal serta pengembangan usaha. Sementara itu, sisa 30% dari total dana yang dihimpun akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja guna mengoptimalkan operasional perusahaan tambang logam tersebut.
Langkah pendanaan ini diambil sebagai upaya MDKA dalam menjaga fleksibilitas keuangan di tengah fluktuasi harga komoditas global. Meskipun memperkuat neraca, penerbitan saham baru ini berisiko menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham lama hingga maksimal 9,091%.
| Metrik | Nilai Estimasi |
|---|---|
| Jumlah Saham Baru | 2.447.298.377 saham |
| Persentase Modal | Maksimal 10% |
| Harga Pelaksanaan | Rp3.100 per saham |
| Target Dana | ±Rp7,58 triliun |
| Rasio DER Proyeksi | 0,8x |
Untuk merealisasikan rencana tersebut, MDKA dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Juni 2026 guna memperoleh persetujuan dari para pemegang saham. Keputusan ini akan menjadi penentu bagi kelanjutan strategi ekspansi dan penguatan likuiditas perseroan di sektor mineral.