PT Medela Potentia Tbk (MDLA) menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp 176,56 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Selasa (12/5/2026). Keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas kinerja positif perusahaan sepanjang tahun buku 2025.
Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 12,6 per lembar saham dengan rasio pembayaran (payout ratio) mencapai 45 persen dari total laba bersih. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan rasio tahun sebelumnya yang berada pada level 40 persen, sebagaimana dilansir dari Suara.
Sekretaris Perusahaan MDLA Wimala Widjaja menjelaskan bahwa penetapan besaran dividen ini mencakup porsi reguler dan tambahan khusus. Peningkatan nilai tersebut sejalan dengan komitmen emiten untuk memberikan nilai tambah berkelanjutan sejak resmi melantai di bursa saham.
"Perseroan mempertahankan dividen reguler sebesar 40 persen dari laba bersih, sekaligus menambahkan dividen tambahan sebesar 5 persen. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp12,6 per saham, meningkat 28,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya." ujar Wimala Widjaja, Sekretaris Perusahaan MDLA.
Peningkatan dividen ini didorong oleh pertumbuhan kinerja keuangan yang solid pada kuartal I-2026 meskipun kondisi ekonomi global sedang menghadapi tekanan. MDLA membukukan penjualan neto sebesar Rp 4,03 triliun hingga akhir Maret 2026, naik dari Rp 3,9 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Laba periode berjalan turut terdongkrak sebesar 7,4 persen menjadi Rp 119,32 miliar secara tahunan. Sektor farmasi tetap menjadi mesin utama pendapatan dengan kontribusi Rp 3,26 triliun, disusul bisnis alat kesehatan sebesar Rp 394,5 miliar dan produk kesehatan lain senilai Rp 380,2 miliar.
Selain kebijakan fiskal, pemegang saham menyetujui perombakan manajemen dengan menunjuk Juliwaty sebagai Direktur Utama baru. Juliwaty menggantikan Krestijanto Pandji yang telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya guna menyongsong strategi ekspansi infrastruktur nasional dan kerja sama global.
Investor Relations Director MDLA Harris Lesmana memaparkan bahwa perseroan tengah menyiapkan fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang melalui penambahan prinsipal baru. Strategi ini mencakup penjajakan mitra internasional untuk memperkuat produksi alat kesehatan di dalam negeri.
"Perseroan terus memperkuat fondasi pertumbuhan melalui pengembangan infrastruktur distribusi, penambahan prinsipal, serta penjajakan kerja sama strategis di bisnis alat kesehatan dengan mitra global untuk menghadirkan produk berkualitas yang diproduksi di dalam negeri," ujar Harris Lesmana, Investor Relations Director PT Medela Potentia Tbk.
Berdasarkan jadwal resmi perusahaan, periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 22 Mei 2026. Sementara itu, proses pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham dijadwalkan akan terlaksana pada 17 Juni 2026.