Mengatasi Perut Begah dan Kembung Pasca Persalinan dengan Cara Sederhana

Mengatasi Perut Begah dan Kembung Pasca Persalinan dengan Cara Sederhana

Proses pemulihan tubuh dan merawat bayi biasanya menjadi fokus utama setelah persalinan yang melelahkan. Namun, gangguan pencernaan seperti perut terasa penuh, begah, dan penumpukan gas kerap muncul sebagai masalah tambahan.

Rasa tidak nyaman ini dapat mengganggu aktivitas ibu saat duduk, berdiri, bahkan ketika mencoba beristirahat. Kondisi tersebut wajar terjadi karena tubuh sedang beradaptasi kembali setelah mengalami perubahan besar selama masa kehamilan dan proses melahirkan.

Sistem pencernaan membutuhkan waktu untuk kembali berfungsi normal setelah sempat melambat akibat fluktuasi hormon, konsumsi obat-obatan, serta minimnya aktivitas fisik. Keluhan ini umumnya bersifat sementara dan dapat membaik melalui penanganan mandiri yang tepat.

Gas pasca persalinan biasanya akan berkurang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Meski demikian, dilansir dari Medcom yang mengutip BabyCenter, beberapa langkah berikut dapat membantu mempercepat pemulihan dan meningkatkan kenyamanan ibu.

Menjaga kecukupan cairan tubuh menjadi langkah penting untuk melancarkan sistem pencernaan sekaligus mencegah sembelit. Ibu menyusui sangat dianjurkan mengonsumsi air putih yang cukup sepanjang hari karena kebutuhan cairannya meningkat.

Konsumsi minuman hangat seperti teh herbal, air hangat, kopi tanpa kafein, dan kaldu berkhasiat merangsang pergerakan usus. Sebaliknya, minuman bersoda wajib dihindari karena berpotensi menambah volume gas di dalam lambung.

Pengaturan pola makan dengan mengurangi makanan olahan dan berlemak juga efektif meringankan gejala kembung. Serat memang dibutuhkan untuk mengatasi sembelit, tetapi jenis sayuran tertentu dan kacang-kacangan justru memicu produksi gas.

Ibu dapat memilih jenis makanan yang lebih mudah dicerna, salah satunya adalah oatmeal. Kebiasaan makan secara perlahan serta mengunyah makanan hingga halus juga membantu meminimalkan udara yang tertelan.

Aktivitas Fisik dan Penanganan Medis

Konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat disarankan sebelum mengonsumsi obat-obatan bebas, terutama bagi ibu yang sedang menyusui. Produk dengan kandungan simethicone dinilai aman untuk membantu mengeluarkan gas dari saluran pencernaan.

Dokter dapat menyarankan suplemen lactase jika gangguan kembung dipicu oleh konsumsi produk susu. Pemberian pelumas tinja oleh pihak rumah sakit juga bermanfaat melancarkan buang air besar dan mengurangi gas yang terperangkap.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan santai di dalam rumah atau sekitar lingkungan tempat tinggal mampu memperlancar kerja sistem pencernaan. Ibu tidak perlu melakukan olahraga berat untuk mengaktifkan kembali fungsi usus.

Mengubah posisi tubuh secara berkala efektif mengurangi tekanan berlebih pada area perut. Gerakan yoga pasca melahirkan, seperti posisi anak (child's pose), dapat dipraktikkan untuk meredakan sumbatan gas.

Terapi Hangat dan Proses Alami

Mengeluarkan gas merupakan mekanisme alami tubuh yang tidak boleh ditahan demi kenyamanan saluran cerna. Penahanan buang air besar juga harus dihindari karena berisiko memperparah kondisi sembelit.

Penggunaan bangku kecil di bawah kaki saat buang air besar dapat membantu menciptakan posisi tubuh yang lebih alami. Metode ini mempermudah proses pembuangan tanpa menimbulkan rasa sakit pada perut.

Kompres hangat pada perut menggunakan bantalan pemanas atau handuk hangat mampu mengurangi rasa nyeri sekaligus memecah gelembung gas. Perpaduan antara konsumsi minuman hangat dan kompres lokal ini memberikan efek relaksasi yang menenangkan bagi ibu.

Artikel terkait

Rekomendasi