Klinik Utama MOTIVA Hadirkan Teknologi INDIBA Activ Tangani Cedera Olahraga

Klinik Utama MOTIVA Hadirkan Teknologi INDIBA Activ Tangani Cedera Olahraga

Klinik Utama MOTIVA resmi menghadirkan INDIBA Activ, teknologi terapi radiofrekuensi asal Spanyol, untuk menangani fenomena cedera otot pada kelompok olahraga akhir pekan atau weekend warrior di Jakarta pada Minggu (10/5/2026). Teknologi ini diluncurkan guna mengoptimalkan proses regenerasi jaringan tubuh melalui sistem Proionic 448 kHz.

Tren weekend warrior merujuk pada pekerja yang melakukan aktivitas fisik intensitas tinggi hanya saat akhir pekan setelah beraktivitas pasif di depan komputer selama hari kerja. Berdasarkan data BMC Public Health 2025 yang dilansir Suara.com, meski olahraga ini menurunkan risiko penyakit jantung, tubuh yang tidak beradaptasi meningkatkan kerentanan terhadap inflamasi dan gangguan sendi.

Kepala Klinik Utama MOTIVA, dr. Veranika Darmidy, Sp.KO, SubSp.ALK (K), menjelaskan bahwa penanganan cedera kini menjadi kebutuhan krusial bagi masyarakat urban. INDIBA Activ bekerja dengan merangsang sirkulasi darah serta mengurangi nyeri secara alami tanpa tindakan invasif.

"Teknologi baru dan modern dapat memperkuat komitmen kami untuk memberikan layanan terapi yang optimal dan efektif, sehingga pasien mendapatkan manfaat maksimal dalam proses pemulihan mereka," ungkap dr. Veranika Darmidy, Sp.KO, SubSp.ALK (K).

Terapi ini menggunakan dua mode utama, yakni kapasitif untuk jaringan lunak seperti otot, dan resistif untuk jaringan keras seperti tendon dan ligamen. Penyesuaian ini memungkinkan pemulihan yang lebih cepat bagi individu yang mengalami spasme otot akibat kurangnya peregangan rutin.

"Kapasitif dan resistif memungkinkan penanganan efektif pada berbagai jenis jaringan tubuh, mulai dari jaringan lunak seperti otot hingga jaringan padat seperti tendon, ligamen, dan sendi," jelas dr. Veranika Darmidy, Sp.KO, SubSp.ALK (K).

Distribusi teknologi ini di Indonesia dilakukan melalui PT Regenesis Indonesia. Head Physio Rehabilitation & Sport Division PT Regenesis Indonesia, M. Luthfi Alamsyah, S.Ft., MMRS, menyebutkan bahwa teknologi serupa telah digunakan oleh atlet profesional di lebih dari 60 negara.

"Atlet Internasional seperti Rafael Nadal pernah menggunakan teknologi recovery dan rehabilitasi canggih INDIBA ACTIV dalam pemulihan fisik," jelas M. Luthfi Alamsyah, S.Ft., MMRS.

WHO merekomendasikan aktivitas fisik moderat minimal 150 menit per minggu secara konsisten untuk mencegah cedera muskuloskeletal. Klinik Utama MOTIVA, yang berdiri sejak 2021, kini memfokuskan layanan pada edukasi pemulihan fisik dan pencegahan cedera berkelanjutan bagi masyarakat umum dan penggiat olahraga.

Artikel terkait

Rekomendasi