Seorang pengguna kartu kredit Maybank bernama Stephen Sulistyo melaporkan percobaan penggunaan ilegal yang terjadi berulang kali terhadap beberapa kartu kredit miliknya kepada pihak bank.
Seperti diberitakan oleh Suara, keluhan tersebut disampaikan melalui Suara Konsumen setelah nasabah menemukan kejanggalan pada kartu kredit pengganti yang baru diterimanya.
Kartu kredit pengganti yang belum diaktifkan tersebut terdeteksi telah digunakan secara tidak sah oleh pihak lain di platform belanja Amazon.
Nasabah kini meminta pihak Maybank untuk segera menyelidiki kejanggalan keamanan tersebut karena insiden penggunaan kartu tidak sah sudah terjadi sebanyak lima kali.
Peristiwa ini bermula saat kartu kredit lama milik nasabah diblokir setelah muncul laporan aktivitas ilegal.
"(CC: xxxx xxxx xxxx 1039) Card Report Illegal User di James Madison HS, New York. Report No: 260428R001162 Atas dasar laporan maka credit card blocked." kata Stephen Sulistyo.
Setelah pemblokiran tersebut, pihak bank mengirimkan kartu baru sebagai pengganti kepada nasabah.
"Maybank telah mengirimkan credit card pengganti ke 5x yang saya terima pada tanggal 28 May, 2026. Ketika akan saya active kan saya telp customer service dan saya dapat laporan bahwa credit card yang baru saya terima dan belum active ternyata di coba Illegal User di Amazon.com pada tanggal 25 May, 2026." kata Stephen Sulistyo.
Nasabah pun mempertanyakan sistem pengamanan bank karena transaksi ilegal terjadi sebelum fisik kartu ia terima.
"Pertanyaan saya adalah bagaimana mungkin credit card yang baru saya terima tanggal 28 Mei (belum aktif) dan sudah dicoba illegal user pada tanggal 25 May di Amazon.com? Mohon untuk dapat diselidiki apakah mungkin keterlibatan orang dalam?" ujar Stephen Sulistyo.
Berdasarkan data yang dihimpun, nasabah melampirkan sejumlah nomor laporan resmi terkait rentetan insiden pengunaan tidak sah yang menimpa kartu kreditnya.
Laporan tersebut meliputi nomor 260528R000352 untuk kartu berakhiran 1005, nomor 260521R001015 untuk kartu berakhiran 1096, dan nomor 260508R001091 untuk kartu berakhiran 1062.
Selain itu, terdapat pula laporan nomor 260502R000467 untuk kartu dengan akhiran nomor 1054, 1047, serta kartu berakhiran 1039 yang menjadi awal mula rangkaian pemblokiran.