PT Patra Jasa mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun pada tahun buku 2025, angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 17 persen secara tahunan dan melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. Pencapaian ini dilaporkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang berlangsung pada Senin (4/5/2026).
Kenaikan realisasi pendapatan tersebut didorong oleh performa solid di seluruh lini bisnis, terutama pada sektor pengembangan properti yang tumbuh pesat setelah penyelesaian beberapa proyek strategis. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Ekonomi, hasil RUPS juga menetapkan strategi ekspansi lanjutan untuk memperkuat portofolio aset perusahaan di masa depan.
Pj. VP Corporate Secretary Patra Jasa Fadjar Djoko Santoso memberikan penjelasan mengenai efektivitas operasional perusahaan. Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan yang melampaui target ini menjadi bukti daya tahan bisnis di tengah dinamika industri properti dan hospitality.
"Setiap unit bisnis menunjukkan kemampuan untuk terus berkembang. Kami juga tetap menjaga disiplin biaya agar pertumbuhan pendapatan tetap berkualitas," ujar Fadjar Djoko Santoso, Pj. VP Corporate Secretary Patra Jasa.
Penegasan mengenai kondisi keuangan perusahaan juga disampaikan sebagai landasan utama untuk melakukan optimalisasi aset. Patra Jasa kini fokus pada peningkatan standar layanan dan nilai tambah pada setiap proyek yang dikelola dalam ekosistem Pertamina.
Beberapa proyek yang kini tengah dikembangkan mencakup fasilitas Bobocabin Patra Parapat, Villa Kayu Patra Anyer, hingga pengembangan Sashta Lounge di Patra Semarang. Perusahaan saat ini mengoperasikan tiga pilar bisnis utama yang meliputi investasi properti, perhotelan, serta jasa layanan lainnya.
Jaringan hotel yang dikelola mencakup sembilan properti di berbagai wilayah, mulai dari The Patra Bali Resort & Villas hingga Patra Parapat Hotel di Sumatra Utara. Selain itu, perusahaan mengelola aset perkantoran seperti Grha Pertamina dan Patra Jasa Office Tower, serta hunian Patraland Residential di Kuningan dan Balikpapan.
Operasional seluruh properti tersebut didukung oleh unit Patra Facility Management sebagai penyedia solusi terpadu. Kekuatan bisnis perusahaan juga ditopang oleh dua anak perusahaan, yakni Mitra Tours and Travel serta Prima Armada Raya.