Payfazz Kembali Menjadi Identitas Utama Fazz Agen Dukung UMKM

Payfazz Kembali Menjadi Identitas Utama Fazz Agen Dukung UMKM

Payfazz secara resmi kembali digunakan sebagai identitas utama dari Fazz Agen untuk memperkuat posisinya dalam mendukung ekonomi digital. Langkah strategis ini menargetkan para pelaku UMKM, pemilik warung, hingga ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Dilansir dari Suara, kembalinya merek Payfazz merupakan respons terhadap tren pekerjaan sampingan atau side hustle yang terus berkembang di masyarakat. Platform ini memungkinkan siapa saja memulai usaha jasa keuangan dan digital hanya melalui perangkat ponsel pintar.

Pengguna dapat menawarkan berbagai layanan seperti penjualan pulsa, paket data, token listrik, hingga jasa transfer uang tanpa memerlukan modal besar. Layanan ini dirancang untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok Indonesia.

Laras Sulistya Pangestika selaku Produk Marketing Manager Payfazz menjelaskan bahwa potensi transaksi harian di platform ini sangat besar. Hal tersebut dikarenakan layanan yang disediakan berkaitan erat dengan kebutuhan pokok harian masyarakat luas.

"Kami melihat kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan terus meningkat. Lewat kembalinya Payfazz, kami ingin menunjukkan bahwa memulai usaha kini bisa semudah dari handphone, dengan proses praktis dan hasil yang nyata," ujar Laras.

Untuk merayakan kembalinya identitas ini, Payfazz meluncurkan kampanye bertajuk Gosok Cuan dari HP. Inisiatif tersebut menerapkan metode gamifikasi melalui fitur gosok-gosok yang memberikan kesempatan bagi pengguna untuk meraih hadiah langsung dalam setiap transaksi.

Para pengguna baru memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan berupa cashback hingga senilai Rp200.000. Selain itu, tersedia berbagai keuntungan tambahan yang bisa diakses melalui kode referral dari mitra KOL tertentu.

Kecepatan proses registrasi menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan bagi masyarakat yang ingin segera memulai bisnis digital. Payfazz berkomitmen untuk terus memperluas akses inklusi keuangan bagi warga yang selama ini belum terjangkau layanan perbankan formal.

Integrasi teknologi yang mudah dipahami diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam ekosistem ekonomi digital nasional. Fokus perusahaan tetap pada penyediaan layanan yang relevan dengan kebutuhan harian masyarakat Indonesia.

"Ke depan, kami akan terus fokus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan harian, membantu lebih banyak orang untuk berdaya secara finansial lewat usaha mandiri," kata Laras.

Artikel terkait

Rekomendasi