Maskapai milik PT Pertamina (Persero), Pelita Air, resmi memperkenalkan PAS Sky Shop sebagai layanan belanja di atas pesawat atau sales on board pada Selasa (5/5/2026). Inovasi ini menggabungkan produk gaya hidup modern dengan potensi komoditas lokal hasil kurasi pelaku usaha dalam negeri.
Dilansir dari Money, peluncuran ini ditujukan untuk memperluas jangkauan pasar produk unggulan, termasuk merchandise resmi maskapai dan barang-barang bermerek ternama lainnya. Fokus utama dari layanan ini adalah memberikan panggung bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di bawah binaan Pertamina Group.
Direktur Komersial Pelita Air, Asa Perkasa, menjelaskan bahwa kehadiran PAS Sky Shop mencerminkan upaya perusahaan dalam memberdayakan sektor industri kreatif Indonesia. Setiap item yang ditawarkan telah melewati proses kurasi khusus guna memastikan kualitas bagi para penumpang.
“PAS Sky Shop bukan sekadar layanan belanja, melainkan wujud komitmen Pelita Air dalam mendukung UMKM unggulan untuk mempromosikan produk terbaiknya langsung kepada pelanggan kami,” kata Asa Perkasa, Direktur Komersial Pelita Air.
Asa menambahkan bahwa platform belanja ini berfungsi sebagai etalase strategis bagi UMKM untuk menyentuh segmen pasar yang lebih luas dan premium di udara. Beberapa produk yang tersedia meliputi perawatan tubuh alami dari Bali Ayu, perlengkapan ibadah travel milik Adabina Scarves, hingga kerajinan tangan etnik dari Uwais Craft.
“PAS Sky Shop bukan sekadar layanan belanja, melainkan wujud komitmen Pelita Air dalam mendukung UMKM unggulan untuk mempromosikan produk terbaiknya langsung kepada pelanggan kami,” kata Asa Perkasa, Direktur Komersial Pelita Air.
Penempatan produk lokal ini disambut positif oleh para pelaku usaha yang terlibat dalam program tersebut. Salah satunya adalah pemilik Bali Ayu, Komang Yatik, yang menyatakan apresiasinya atas kesempatan pemasaran di jalur penerbangan reguler.
“Merupakan suatu kebanggaan bahwa produk kami dapat hadir dan dipasarkan di atas pesawat Pelita Air, apalagi bila produk kami dapat lebih dekat kepada masyarakat serta mewarnai perjalanan pelanggan pesawat Pelita Air,” ungkap Komang Yatik, Pemilik Bali Ayu.
Dari sisi operasional, Asa menjelaskan bahwa pemilihan produk senantiasa mempertimbangkan preferensi dan kebutuhan para pelancong selama durasi penerbangan. Kemudahan transaksi juga menjadi prioritas dengan penyediaan metode pembayaran langsung di kabin.
“Layanan ini diharapkan memberikan warna baru dalam penerbangan sekaligus menjadi bagian dari transformasi kualitas layanan kami secara berkelanjutan,” tegas Asa Perkasa, Direktur Komersial Pelita Air.
Penumpang kini dapat melakukan transaksi belanja menggunakan kartu kredit jaringan Mastercard maupun Visa selama perjalanan berlangsung. Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi maskapai yang terus berkembang sejak membuka rute reguler pada April 2022 lalu.
Pelita Air yang awalnya melayani penerbangan nonreguler sejak 1970 kini telah menjangkau rute internasional ke Singapura sejak Agustus 2025. Memasuki tahun 2026, maskapai yang mengoperasikan armada Airbus A320-214 ini direncanakan akan segera bergabung di bawah naungan Garuda Indonesia Group.