Al Ain Farms Group dan NRTC Group resmi membentuk perusahaan patungan untuk meluncurkan merek jus Al Ain Taaza guna menyasar pasar minuman segar Uni Emirat Arab senilai 500 juta dirham atau sekitar Rp2,1 triliun. Kerja sama dua anak usaha Ghitha Holding ini diumumkan dalam ajang MIITE 2026 pada Selasa, 5 Mei 2026.
Kemitraan strategis ini menargetkan penguasaan sepertiga pangsa pasar jus segar di Uni Emirat Arab dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun ke depan. Al Ain Taaza dijadwalkan mulai dipasarkan pada kuartal ketiga tahun 2026 dengan menyediakan lebih dari 15 varian rasa, mulai dari minuman penyegar, campuran fungsional, hingga smoothie.
Hassan Safi, Group CEO Al Ain Farms Group, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata dari potensi investasi antarperusahaan lokal di Uni Emirat Arab. Menurutnya, produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dengan mengandalkan kekuatan produksi nasional.
"Kemitraan ini menunjukkan apa yang mungkin terjadi ketika bisnis UEA berinvestasi pada kekuatan satu sama lain," ujar Hassan Safi, Group CEO Al Ain Farms Group.
Al Ain Farms akan menyumbangkan jaringan distribusi luas yang mencakup lebih dari 23.000 titik penjualan harian di berbagai sektor retail, perhotelan, hingga platform e-commerce. Selain itu, perusahaan akan menangani seluruh kapasitas manufaktur, termasuk produksi botol secara internal.
"Al Ain Taaza adalah produk yang dikembangkan oleh dan untuk UEA, menghadirkan merek terpercaya, produksi yang kuat, dan distribusi nasional ke dalam satu penawaran lokal," kata Hassan Safi, Group CEO Al Ain Farms Group.
Di sisi lain, NRTC Group bertanggung jawab mengelola seluruh rantai pasokan mulai dari pengadaan bahan baku segar, produksi, hingga proses pengolahan. Infrastruktur rantai dingin yang canggih milik NRTC menjadi tulang punggung untuk menjamin kualitas produk hingga ke tangan konsumen.
"Al Ain Taaza mewakili ekspansi strategis dari kemampuan kami ke dalam kategori bernilai tambah dengan pertumbuhan tinggi," ujar Mohammed Al Rifai, Group CEO NRTC Group.
Platform kerja sama ini dibangun untuk merespons meningkatnya permintaan pasar terhadap produk-produk ultra-segar di seluruh wilayah Uni Emirat Arab. Integrasi antara sumber daya bahan baku dan skala distribusi besar diharapkan mampu menciptakan pemimpin kategori baru di industri minuman.
"Dengan menggabungkan keahlian menyeluruh kami dalam produksi produk segar, pengadaan, pemrosesan, dan infrastruktur rantai dingin dengan kekuatan merek dan skala distribusi Al Ain Farms Group, kami membangun platform yang menghadirkan kualitas konsisten, mendukung pertumbuhan kategori, dan memenuhi permintaan yang meningkat untuk produk ultra-segar di seluruh UEA," kata Mohammed Al Rifai, Group CEO NRTC Group.