Tiffani Performance Fabrics resmi memperkenalkan inovasi tekstil terbaru bernama SRT Ultimate yang dilengkapi sistem lima perlindungan terintegrasi dalam ajang ARCH-ID 2026 di Tangerang, Jumat (24/4/2026). Produk ini menjadi kain furnitur pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk menghadapi kelembapan tinggi di wilayah tropis.
Dilansir dari Kompas, inovasi bertajuk "The 24/7 Invisible Protective Shield" ini memberikan proteksi menyeluruh hingga ke serat terdalam kain untuk menjaga kebersihan furnitur. Teknologi tersebut mencakup fitur anti-noda, anti-bakteri, anti-jamur, anti-serangga, hingga fitur anti-rokok yang memperlambat penyebaran api.
Assistant Director Tiffani Performance Fabrics, Samuel Koshan, menjelaskan bahwa pengembangan teknologi ini melalui proses riset yang intensif selama tiga tahun. Pihak perusahaan mengintegrasikan berbagai keunggulan teknologi dari industri furnitur, kasur pegas, hingga sektor fesyen.
"Kita menemukan banyak rintangan dan kegagalan berkali-kali. Ini merupakan proses yang luar biasa sulit, karena inovasi ini menggabungkan teknologi dari beberapa industri, seperti industri furniture, springbed dan fashion," ujar Samuel Koshan, Assistant Director Tiffani Performance Fabrics.
Pengembangan produk ini sengaja difokuskan pada kondisi geografis Indonesia yang memiliki tingkat kelembapan ekstrem. Samuel menambahkan bahwa ketersediaan produk kain dengan perlindungan lengkap untuk iklim tropis saat ini masih sangat terbatas di pasar domestik.
"Produk serupa mungkin ada di negara empat musim, tetapi untuk kondisi dengan tingkat kelembapan di atas 90 persen seperti Indonesia, kami melihat ini masih sangat terbatas," jelas Samuel Koshan, Assistant Director Tiffani Performance Fabrics.
Berkat inovasi tersebut, SRT Ultimate berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Produk ini tercatat sebagai kain furnitur dengan jumlah perlindungan terintegrasi terbanyak yang pernah ada di Indonesia.
"Ini merupakan pencapaian yang bersifat pionir dan rekor ini bersifat abadi sebagai yang pertama," ujar Andre, Perwakilan MURI.
Melalui pencapaian ini, Tiffani Performance Fabrics berupaya menunjukkan kualitas industri kreatif lokal di mata dunia. Samuel berharap inovasi ini dapat mendorong produsen dalam negeri untuk bersaing di sektor hospitality yang selama ini didominasi produk impor.
"Kami ingin membuktikan bahwa produk Indonesia mampu bersaing dengan produk luar, bahkan menjadi pilihan utama di industri," pungkas Samuel Koshan, Assistant Director Tiffani Performance Fabrics.