Instruktur Tekankan Pentingnya Yoga Prenatal Terpantau bagi Ibu Hamil

Instruktur Tekankan Pentingnya Yoga Prenatal Terpantau bagi Ibu Hamil

Instruktur yoga Agnes Kiki menekankan pentingnya latihan yoga prenatal yang disesuaikan dengan kondisi fisik untuk membantu persiapan persalinan ibu hamil. Penegasan ini disampaikan dalam acara UNIQLO in Motion 2026 di Jakarta Pusat pada Sabtu (9/5/2026), sebagaimana dilansir dari Lifestyle.

Kekhawatiran mengenai keamanan gerakan tertentu terhadap janin serta perubahan keseimbangan tubuh sering kali muncul di kalangan calon ibu. Namun, latihan ini justru dinilai sangat bermanfaat jika dilakukan dengan pendampingan yang tepat dan sesuai tahapan kehamilan.

"Yoga bagus banget untuk ibu hamil, apalagi jika ada rencana untuk lahiran normal, bahkan untuk operasi caesar pun juga bagus kalau rutin yoga prenatal," kata Agnes Kiki, Instruktur dari Home Yoga Raga Studio Raw.

Aktivitas ini tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga melatih mental dalam menghadapi proses melahirkan. Latihan prenatal dirancang khusus untuk meningkatkan fleksibilitas, memperkuat otot inti, serta menjaga mobilitas area panggul agar tubuh mampu beradaptasi dengan pertambahan berat badan.

"Sebab, di kelasnya akan diajarkan ketenangan, cara mengatur napas, cara hips agar terbuka untuk membantu pergerakan bayi," ujar Agnes Kiki, Instruktur dari Home Yoga Raga Studio Raw.

Penerapan teknik pernapasan membantu ibu tetap tenang saat kontraksi berlangsung, sementara pembukaan panggul mendukung posisi bayi yang optimal. Bagi ibu yang menjalani operasi caesar, tubuh yang bugar dan pikiran rileks akan mempercepat proses pemulihan pascapersalinan.

Mengingat setiap trimester memiliki karakteristik anatomi yang berbeda, pemilihan pengajar menjadi faktor krusial bagi keselamatan ibu dan janin. Instruktur yang memiliki sertifikasi khusus memahami batasan gerakan yang aman serta risiko dari setiap pose yoga.

"Yoga itu ada banyak banget guru khusus untuk prenatal. Untuk ibu-ibu hamil sebaiknya ikuti dan cari guru prenatal yang tersertifikasi demi keamanan," kata Agnes Kiki, Instruktur dari Home Yoga Raga Studio Raw.

Beberapa gerakan yoga reguler, seperti posisi inversi atau pose yang menekan perut secara berlebih, wajib dimodifikasi atau dihindari total. Pengetahuan instruktur memastikan setiap gerakan tepat sasaran tanpa mengganggu keseimbangan tubuh ibu hamil.

"Merekalah yang tahu pergerakan seperti apa yang dianjurkan untuk ibu hamil dan yang tidak boleh. Nantinya setiap pergerakan akan lebih tepat sasaran dan bisa membantu persalinan," ujar Agnes Kiki, Instruktur dari Home Yoga Raga Studio Raw.

Kondisi medis individu, termasuk usia kehamilan dan riwayat kesehatan, tetap menjadi prioritas utama sebelum memulai program latihan. Faktor kenyamanan tidak boleh diabaikan demi menjaga kestabilan kondisi fisik ibu selama beraktivitas.

"Harus disesuaikan juga dengan kondisi kandungan dan jenis latihannya supaya aman dan ibunya juga nyaman," pungkas Agnes Kiki, Instruktur dari Home Yoga Raga Studio Raw.

Ibu hamil yang memiliki komplikasi seperti plasenta previa, risiko persalinan prematur, atau tekanan darah tinggi disarankan berkonsultasi dengan dokter. Latihan harus segera dihentikan apabila muncul gejala pusing, sesak napas, atau kelelahan ekstrem selama sesi berlangsung.

Artikel terkait

Rekomendasi