Warga AS Penumpang Kapal MV Hondius Tiba di Unit Karantina Nebraska

Warga AS Penumpang Kapal MV Hondius Tiba di Unit Karantina Nebraska

Sebanyak 17 warga Amerika Serikat dan satu warga Inggris yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius mendarat di Lapangan Terbang Eppley, Omaha, pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Kepulangan mereka dilakukan menyusul wabah hantavirus di kapal tersebut yang telah menewaskan tiga orang sejak April lalu.

Para penumpang tersebut langsung dipindahkan ke unit karantina khusus di University of Nebraska Medical Center untuk menjalani evaluasi kesehatan. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) Amerika Serikat melaporkan bahwa salah satu warga dinyatakan positif hantavirus dengan tingkat rendah, sementara satu lainnya menunjukkan gejala ringan.

Menteri Kesehatan Spanyol, Mónica García, mengonfirmasi bahwa penerbangan tersebut membawa penumpang yang telah dipantau ketat sejak turun di Tenerife. Pihak berwenang Amerika Serikat memilih untuk tetap menangani kasus positif tersebut dengan kewaspadaan penuh meskipun hasil tes kedua menunjukkan hasil negatif.

Unit karantina di Omaha merupakan satu-satunya fasilitas yang didanai pemerintah federal Amerika Serikat yang dirancang khusus untuk menangani penyakit menular berisiko tinggi. Fasilitas ini memiliki 20 kamar tekanan udara negatif yang dilengkapi dengan peralatan medis canggih serta fasilitas penunjang untuk isolasi jangka panjang.

"A diagnostic test was carried out and sent to two laboratories; in one of them, the result was considered by the U.S. authorities to be a weak positive, although for us it was not conclusive. The second test result was negative," kata pihak kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan resmi.

Pejabat CDC menyatakan bahwa kunjungan ini bukan merupakan karantina wajib bagi seluruh penumpang, melainkan pemantauan singkat. Dr. H. Dele Davis selaku rektor sementara rumah sakit menjelaskan bahwa pemeriksaan akan difokuskan pada gejala awal seperti demam, nyeri otot, dan diare.

"the only federally funded quarantine unit in the United States, designed specifically to safely house and monitor people who may have been exposed to high-consequence infectious diseases," tulis pihak Nebraska Medicine.

Direktur Institut Kesehatan Nasional (NIH), Dr. Jay Bhattacharya, menjelaskan bahwa CDC akan melakukan wawancara untuk menentukan tingkat risiko paparan setiap individu. Penumpang yang dianggap berisiko rendah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing dengan protokol keamanan ketat.

"an offer to stay in Nebraska if they'd like, or if they want to go back home and their home situation allows it, to safely drive them home without exposing other people on the way, and then be put in the control … under the auspices of their state and local public health agencies," kata Jay Bhattacharya, Direktur NIH.

Setelah proses penilaian di Omaha selesai, para penumpang yang kembali ke kediaman pribadi wajib menjalani pemantauan harian selama 42 hari. Langkah ini diambil untuk mencakup seluruh masa inkubasi hantavirus yang dikenal memiliki tingkat fatalitas tinggi.

Artikel terkait

Rekomendasi