WHO Selidiki Penularan Hantavirus Antarmanusia di Kapal MV Hondius

WHO Selidiki Penularan Hantavirus Antarmanusia di Kapal MV Hondius

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menginvestigasi dugaan penularan Hantavirus antarmanusia di atas kapal pesiar MV Hondius setelah tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia. Kapal yang mengangkut 149 orang tersebut saat ini tertahan di perairan Tanjung Verde dalam pengawasan medis ketat.

Dilansir dari Detik Health, penyelidikan awal menunjukkan adanya pola penyebaran virus yang tidak biasa di antara puluhan negara asal penumpang tersebut. Meskipun Hantavirus umumnya menyebar melalui hewan pengerat, para ahli menemukan indikasi transmisi langsung antar-individu di lingkungan terbatas kapal.

Pejabat teknis WHO, Dr. Maria Van Kerkhove, memberikan penjelasan mengenai temuan risiko penyebaran yang terjadi pada kontak jarak dekat selama pelayaran berlangsung.

"Kami meyakini mungkin ada beberapa penularan antarmanusia yang terjadi di antara kontak yang sangat dekat," ujar Dr. Van Kerkhove, pejabat teknis WHO.

Penegasan tersebut didasari pada asumsi bahwa virus yang mewabah merupakan Varian Andes, jenis Hantavirus yang diketahui mampu menular antarmanusia. Pasien pertama diduga telah terinfeksi sebelum memulai perjalanan dari Argentina, Amerika Selatan.

Situasi medis darurat ini memicu evakuasi terhadap dua kru asal Inggris dan Belanda yang mengalami gangguan pernapasan akut. Seorang individu yang memiliki riwayat kontak dengan korban meninggal asal Jerman juga dievakuasi menggunakan pesawat menuju Belanda.

Kondisi internal kapal dilaporkan tetap tenang meskipun protokol keamanan dilakukan oleh petugas dengan alat pelindung diri lengkap. Salah satu penumpang memberikan keterangan mengenai situasi terkini di dek kapal kepada media.

"Suasana di atas kapal cukup baik. Kami berharap pasien lain segera dites sehingga kami tahu apa yang sebenarnya terjadi," ungkap penumpang anonim.

Tim medis saat ini terus memantau kondisi seluruh penumpang dan kru yang berasal dari 23 negara berbeda tersebut. Otoritas kesehatan berfokus pada pengujian menyeluruh guna memastikan langkah penanganan selanjutnya bagi kapal MV Hondius.

Artikel terkait

Rekomendasi