Indonesia Peringati Hari Gizi Nasional ke-66 pada 25 Januari 2026

Indonesia Peringati Hari Gizi Nasional ke-66 pada 25 Januari 2026

Masyarakat Indonesia memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema resmi "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" dengan slogan utama "Sehat Dimulai dari Piringku".

Dilansir dari Caritahu, momentum ini bertujuan mengajak publik untuk memaksimalkan bahan pangan lokal dalam mewujudkan gizi seimbang. Penggunaan bahan seperti ubi, singkong, jagung, ikan laut, hingga daun kelor menjadi fokus utama dalam mencegah stunting.

Selain isu gizi, tanggal 25 Januari juga bertepatan dengan Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy Day. Peringatan global ini menekankan pada pentingnya deteksi dini, pemberian pengobatan gratis, serta upaya menghapus stigma negatif terhadap penderita kusta.

Peringatan HGN yang dimulai sejak pertengahan 1960-an merupakan bentuk penghormatan terhadap Prof. Dr. Poerwo Soedarmo. Beliau dijuluki sebagai Bapak Gizi Indonesia atas jasanya mendirikan Sekolah Juru Penerang Makanan pada tahun 1951.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan bahwa HGN 2026 menjadi sarana memperkuat ketahanan pangan nasional. Langkah ini krusial dalam membangun sumber daya manusia yang unggul demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Pemanfaatan pangan lokal dinilai sangat strategis karena sumber nutrisinya beragam, aman, dan lebih terjangkau bagi masyarakat. Kebijakan ini juga selaras dengan program Makan Bergizi Gratis yang sedang digalakkan pemerintah.

Edukasi Kesehatan dan Kampanye Gizi

Berbagai rangkaian kegiatan edukatif seperti seminar, lomba memasak bahan lokal, dan penyuluhan di puskesmas turut mewarnai peringatan HGN. Kampanye ini melibatkan Persatuan Ahli Gizi Indonesia dan berbagai organisasi mitra kesehatan.

Masyarakat didorong untuk menerapkan komposisi piring makan yang ideal, yakni setengah bagian untuk sayur dan buah. Sementara itu, seperempat bagian lainnya dialokasikan untuk karbohidrat dan seperempat sisanya untuk protein.

Kesadaran Global Melalui Hari Kusta Sedunia

Hari Kusta Sedunia yang diinisiasi WHO sejak 1954 bertujuan meningkatkan kesadaran bahwa lepra adalah infeksi bakteri kronis yang bisa disembuhkan. Fokus utama tahun ini adalah mencapai target nol kasus baru dan nol disabilitas akibat kusta.

Di Indonesia, peringatan ini menjadi wadah kampanye eliminasi subnasional dan integrasi layanan kusta ke sistem kesehatan primer. Edukasi publik dilakukan untuk menegaskan bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan atau keturunan.

Peringatan Budaya Internasional Lainnya

Selain agenda kesehatan, beberapa negara merayakan tradisi unik pada 25 Januari seperti Burns Night di Skotlandia untuk menghormati penyair Robert Burns. Ada pula National Irish Coffee Day dan National Florida Day yang dirayakan di Amerika Serikat.

Terdapat juga Opposite Day yang menjadi hari hiburan bagi masyarakat untuk melakukan hal-hal yang berlawanan dari kebiasaan. Meski beragam, seluruh peringatan pada tanggal ini tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi