PT Pertamina (Persero) menjajaki kolaborasi strategis dengan Apache Corporation untuk memperkuat operasi hulu minyak dan gas bumi di Indonesia pada Jumat (8/5/2026). Kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi reservoir konvensional dan non konvensional guna menggenjot angka produksi minyak nasional.
Dilansir dari Detik Finance, pertemuan ini melibatkan Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza dan jajaran manajemen Apache Corporation yang diwakili Scott Grandt selaku Senior Vice President U.S. Assets & Corporate Development. Fokus diskusi mencakup eksplorasi aset domestik hingga peluang investasi internasional.
Penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan Multi-Stage Fracturing (MSF) menjadi poin krusial dalam pembahasan guna mengembangkan reservoir berkualitas rendah. Penggunaan teknologi tersebut diproyeksikan mampu mengatasi tantangan pada lapangan migas dengan karakteristik geologi yang kompleks di tanah air.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menekankan perlunya penciptaan iklim industri yang mendukung bagi pengembangan migas non konvensional agar tetap kompetitif di pasar global.
"Pertamina menekankan pentingnya membangun ekosistem pengembangan migas non konvensional yang kompetitif, didukung skema fiskal yang menarik, kepastian regulasi, penguatan supply chain, serta kolaborasi dengan mitra strategis global yang memiliki pengalaman teknis dan operasional," ujar Oki Muraza, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
Langkah ini juga mencakup keterbukaan perusahaan terhadap kemitraan pada berbagai aset operasional, baik yang berada di dalam negeri maupun di kancah internasional.
"Pertamina juga membuka peluang partnership pada aset-aset migas domestik milik perusahaan, sekaligus menjajaki potensi kolaborasi pada aset internasional," sambung Oki Muraza, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
Saat ini, Pertamina mencatatkan produksi luar negeri mencapai 200 ribu barel minyak per hari (KBOPD). Perusahaan terus memperluas jangkauan globalnya melalui proyek di Cekungan Kutai bersama Eni S.p.A. serta pengembangan Lapangan Abadi Masela bersama konsorsium INPEX, Petronas, dan Pertamina sendiri.
Di sisi lain, Apache Corporation membawa pengalaman signifikan dalam pengelolaan aset onshore di Mesir serta operasi di Permian Basin, Amerika Serikat. Strategi internasional mereka saat ini menitikberatkan pada pertumbuhan aset organik yang mampu memberikan nilai tambah berkelanjutan dalam jangka panjang.
Upaya kemitraan ini merupakan implementasi komitmen Pertamina dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintah untuk memperkokoh ketahanan energi nasional. Penguatan teknologi dan perluasan jaringan mitra global menjadi pilar utama dalam memastikan keberlanjutan pasokan energi bagi Indonesia di masa mendatang.