PT Pertamina Patra Niaga mulai mengoperasikan kapal tanker berkapasitas besar bernama MT Pertamina Halmahera untuk menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh wilayah Indonesia. Langkah strategis ini diambil guna memastikan kelancaran distribusi serta menjaga ketahanan energi nasional bagi kebutuhan masyarakat.
Seperti diberitakan oleh Suara, MT Pertamina Halmahera merupakan kapal tanker kelas Suezmax yang memiliki bobot mati atau deadweight tonnage (DWT) sekitar 100.000 hingga 160.000 ton. Kapal ini dirancang dengan panjang mencapai sekitar 240 meter, atau setara dengan lebih dari dua lapangan sepak bola berjejer.
Dalam sekali pelayaran, kapal tanker ini mampu mengangkut BBM dengan volume sekitar 100.000 sampai 160.000 kiloliter. Armada laut ini bertugas memasok pasokan energi ke berbagai terminal distribusi di wilayah Sumatera, Jawa, hingga kawasan Indonesia Timur.
Kapal ini juga dirancang untuk membawa berbagai jenis BBM sekaligus dalam satu trip perjalanan memanfaatkan sistem segregated cargo tank. Selain itu, aspek keamanan operasional didukung oleh penyematan teknologi keselamatan terkini seperti inert gas system serta cargo monitoring system.
Komitmen Penguatan Logistik Energi Nasional
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto menyampaikan bahwa keberadaan kapal tanker dengan daya tampung masif memiliki fungsi vital dalam menjaga roda distribusi BBM domestik.
"MT Pertamina Halmahera memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Indonesia. Dengan kapasitas angkut yang besar, kapal ini menjadi bagian dari sistem logistik energi yang bekerja memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah," ujar Arif di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Arif menambahkan bahwa langkah memperkuat armada laut menjadi strategi utama korporasi demi menjaga ketahanan energi di tengah tingginya permintaan distribusi antarpulau.
"Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia," kata Arif.