Perum Bulog Raih Penghargaan BEMA 2026 Atas Inovasi Pemasaran Digital

Perum Bulog Raih Penghargaan BEMA 2026 Atas Inovasi Pemasaran Digital

Perum Bulog memperkuat transformasi bisnis melalui inovasi dan digitalisasi guna meningkatkan daya saing serta mendukung ekonomi nasional. Capaian ini diakui melalui perolehan penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) pada Jumat (8/5/2026).

Langkah strategis tersebut diambil perusahaan untuk mengoptimalkan kualitas layanan bagi masyarakat luas. Dilansir dari Money, transformasi ini mencakup penguatan strategi pemasaran, pengelolaan merek, hingga integrasi teknologi digital dalam operasional perseroan.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa apresiasi tersebut menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran perusahaan. Fokus utama tetap pada penguatan kinerja pemasaran dan kontribusi nyata pada stabilitas pangan.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat inovasi, meningkatkan kinerja pemasaran, serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional," ujar Ahmad Rizal, Direktur Utama Perum Bulog.

Penegasan mengenai keberhasilan ini juga dikaitkan dengan kerja keras seluruh staf dalam mendorong layanan publik yang lebih baik. Ahmad Rizal menekankan bahwa hasil tersebut adalah buah dari konsistensi dalam transformasi bisnis.

Proses penilaian BEMA 2026 sendiri menggunakan parameter pemasaran modern yang mencakup tiga aspek utama. Unsur penilaian tersebut terdiri dari Key Elements of Marketing, Tech-Marketing, dan Entrepreneurial Marketing.

Founder and Chair of MCorp Hermawan Kartajaya menjelaskan bahwa Bulog layak mendapatkan apresiasi atas peran besarnya dalam mendukung swasembada pangan. Perusahaan dinilai mampu menunjukkan performa yang sangat baik sepanjang tahun berjalan.

"Terbukti sepanjang tahun ini, Bulog menunjukkan kinerja yang luar biasa. Dengan capaian tersebut, tidak mengherankan apabila pimpinan Bulog juga meraih penghargaan Best CEO. Selain itu, Bulog mampu menjaga cadangan beras nasional hingga lebih dari 5 juta ton," ujar Hermawan Kartajaya, Founder and Chair of MCorp.

Hermawan menambahkan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan bagi perusahaan negara yang inovatif. Pendekatan pemasaran yang berorientasi pada pelanggan menjadi tolok ukur utama dalam persaingan industri saat ini.

"Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap BUMN dan BUMD yang dinilai mampu membangun daya saing melalui pendekatan pemasaran inovatif dan berorientasi kepada pelanggan," ujar Hermawan Kartajaya, Founder and Chair of MCorp.

Dalam ajang tersebut, Perum Bulog secara spesifik memenangkan kategori BUMN Key Elements of Marketing Sektor Industri Pangan dan Pupuk. Penyerahan apresiasi dilakukan oleh MarkPlus Inc atas keberhasilan pengelolaan merek dan teknologi digital perusahaan.

Artikel terkait

Rekomendasi