Prajogo Pangestu Jual 386 Juta Saham CUAN Demi Free Float

Prajogo Pangestu Jual 386 Juta Saham CUAN Demi Free Float

Pemilik Grup Barito, Prajogo Pangestu, kembali mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebanyak 386,27 juta lembar pada periode 30 April hingga 4 Mei 2026. Aksi korporasi ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah saham beredar di masyarakat atau free float.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilansir dari Market, Prajogo melepas tepatnya 386.277.500 lembar saham dalam rentang waktu tersebut. Transaksi ini berdampak pada penurunan hak suara Prajogo dari sebelumnya 81,64 persen menjadi 81,29 persen, atau setara 91.394.285.500 lembar saham.

Pihak manajemen perusahaan telah melaporkan detail perubahan kepemilikan ini kepada otoritas terkait guna memenuhi kepatuhan regulasi pasar modal.

“Tujuan transaksi tersebut adalah untuk menambah saham free float,” tulis manajemen CUAN dalam laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dikutip Kamis (7/5/2026).

Data transaksi menunjukkan penjualan dilakukan dalam beberapa tahap dengan harga yang bervariasi. Pada 30 April 2026, Prajogo menjual 66,03 juta saham di harga Rp1.267 per lembar dan 86,05 juta saham di harga Rp1.221 per lembar.

Aksi divestasi berlanjut pada 4 Mei 2026, di mana pengusaha tersebut melepas 12 juta saham seharga Rp1.187 per lembar, 94,18 juta saham di level Rp1.180 per lembar, serta 128 juta saham pada harga Rp1.202 per lembar. Total dana segar yang diraup dari rangkaian transaksi akhir April dan awal Mei ini diperkirakan mencapai Rp467,98 miliar.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang dilakukan pada pertengahan April 2026. Kala itu, Prajogo juga tercatat melepas 57,15 juta lembar saham CUAN melalui transaksi yang berlangsung pada 16 hingga 17 April 2026.

Penjualan saham pada periode pertengahan April tersebut menghasilkan dana sekitar Rp90,07 miliar. Melalui serangkaian divestasi ini, perusahaan berupaya memastikan likuiditas saham CUAN di pasar sekunder tetap terjaga sesuai dengan ketentuan porsi saham publik yang berlaku.

Artikel terkait

Rekomendasi