Prajogo Pangestu Tetap Jadi Orang Terkaya Indonesia per Mei 2026

Prajogo Pangestu Tetap Jadi Orang Terkaya Indonesia per Mei 2026

Posisi Prajogo Pangestu sebagai orang terkaya di Indonesia masih belum tergoyahkan hingga Mei 2026. Pendiri Barito Group ini tetap memuncaki daftar meski kondisi pasar saham domestik sedang mengalami tekanan hebat.

Kondisi pasar modal Indonesia yang tercermin melalui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dilaporkan terus melemah. Dilansir dari Nasional, IHSG ditutup pada level 6.723,32 setelah terkoreksi 1,98 persen atau turun 135,58 poin pada Rabu 13 Mei 2026.

Secara akumulatif, indeks bursa domestik telah merosot sebesar 23,15 persen atau setara 2.024,81 poin sejak awal tahun 2026. Pelemahan ini turut memengaruhi nilai kapitalisasi pasar dari berbagai emiten besar yang melantai di bursa.

Berdasarkan data Forbes per Mei 2026, kekayaan Prajogo Pangestu diperkirakan mencapai US$20,9 miliar. Jika dikonversi dengan asumsi kurs Rp 17.330 per dollar AS, nilai kekayaan tersebut mencapai sekitar Rp 362,28 triliun.

Sumber pundi-pundi kekayaan bos Barito Group ini utamanya berasal dari ekspansi bisnis di sektor petrokimia dan energi. Sektor-sektor tersebut dinilai masih menjadi penopang utama meskipun harga saham emiten miliknya mengalami koreksi sepanjang tahun ini.

Prajogo Pangestu mengendalikan sejumlah perusahaan besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bergerak di bidang infrastruktur, panas bumi, hingga sumber daya alam. Berikut adalah data pergerakan saham yang berafiliasi dengan grup usahanya per 13 Mei 2026:

Daftar Pergerakan Saham Afiliasi Prajogo Pangestu per 13 Mei 2026
Kode SahamNama PerusahaanHarga Saham (Rp)Perubahan Year-to-Date (%)
BRENPT Barito Renewables Energy Tbk3.200-66,93%
TPIAPT Chandra Asri Pacific Tbk4.300-14,85%
BRPTPT Barito Pacific Tbk2.080-34,80%
CUANPT Petrindo Jaya Kreasi Tbk850-62,88%
CDIAPT Chandra Daya Investasi Tbk1.010-41,11%
PTROPT Petrosea Tbk5.025-55,13%

Saham BREN yang merupakan pemain besar di sektor energi terbarukan mengalami tekanan akibat volatilitas tinggi pada saham berkapitalisasi besar. Sementara itu, CUAN menjadi sorotan karena volatilitas yang dipicu oleh isu konsentrasi kepemilikan saham.

Selain Prajogo Pangestu, nama Low Tuck Kwong menempati urutan kedua dalam daftar tersebut. Pendiri Bayan Resources ini tercatat memiliki kekayaan senilai US$16,5 miliar yang didukung oleh stabilitas bisnis batu bara dan harga komoditas.

Keluarga Hartono masih mendominasi sektor perbankan dan industri rokok. R. Budi Hartono memiliki kekayaan sekitar US$15,8 miliar, sedangkan Michael Hartono berada di posisi berikutnya dengan total kekayaan mencapai US$15 miliar.

Berikut merupakan daftar lengkap sepuluh tokoh dengan kekayaan tertinggi di Indonesia menurut data terbaru Forbes:

  • Prajogo Pangestu: US$20,9 miliar (petrokimia, energi)
  • Low Tuck Kwong: US$16,5 miliar (batu bara)
  • R. Budi Hartono: US$15,8 miliar (perbankan, rokok)
  • Michael Hartono: sekitar US$15 miliar (perbankan, rokok)
  • Anthoni Salim: sekitar US$11,9 miliar (diversifikasi)
  • Tahir & keluarga: sekitar US$9,7 miliar (rumah sakit, keuangan)
  • Sri Prakash Lohia: sekitar US$8,8 miliar (petrokimia)
  • Mariana Budiman: sekitar US$6 miliar (data center)
  • Lim Hariyanto Wijaya Sarwono: sekitar US$5,3 miliar (sawit, nikel, tambang)
  • Haryanto Tjiptodiharjo: sekitar US$5 miliar (manufaktur)

Diversifikasi usaha di sektor-sektor strategis seperti sumber daya alam dan infrastruktur energi menjadi kunci utama para pengusaha ini dalam mempertahankan posisi mereka di tengah ketidakpastian pasar saham global maupun domestik.

Artikel terkait

Rekomendasi