PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menetapkan Senin (4/5/2026) sebagai batas akhir cum dividen bagi para investor yang ingin mendapatkan pembagian laba tahun buku 2025. Emiten jasa kesehatan ini akan menyalurkan dividen tunai dengan nilai total mencapai lebih dari Rp144 miliar.
Sebagaimana dilansir dari Stocksetup, pemegang saham yang tercatat hingga tanggal pencatatan pada 6 Mei 2026 berhak menerima pembayaran sebesar Rp162,7 per lembar saham. Penyaluran dana tersebut dijadwalkan akan dilakukan secara serentak pada 22 Mei 2026.
Nilai dividen ini menghasilkan tingkat imbal hasil atau yield sekitar 6,53 persen berdasarkan harga penutupan saham Rp2.540 pada awal Mei. Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan bunga deposito perbankan yang rata-rata berada pada kisaran 2 persen hingga 3 persen.
Direktur PRDA, Marina Eka Amalia, mengonfirmasi bahwa alokasi modal tersebut telah memperoleh restu dari para pemegang saham dalam pertemuan resmi perseroan.
"Pembagian dividen tunai sebesar lebih dari Rp144 miliar atau Rp162,7 per saham telah disetujui oleh RUPS," ujar Marina Eka Amalia, Direktur PRDA.
Perseroan tercatat secara konsisten menaikkan rasio pembayaran dividen sejak melakukan penawaran umum perdana pada 2016. Untuk tahun buku 2025, dividend payout ratio melonjak menjadi 70 persen setelah sebelumnya bertahan di angka 60 persen pada periode 2021 hingga 2024.
Kebijakan pengembalian modal yang agresif ini didukung oleh capaian laba bersih sebesar Rp206,7 miliar pada tahun 2025. Direktur Utama PRDA, Liana Kuswandi, menjelaskan bahwa pendapatan bersih perusahaan tumbuh 1,31 persen secara tahunan menjadi Rp2,3 triliun.
Peningkatan performa finansial tersebut dipicu oleh pertumbuhan basis pelanggan yang kini mencapai 2,79 juta orang dengan volume pengujian laboratorium sebanyak 20,94 juta tes.
Ekspansi layanan digital melalui aplikasi U by Prodia juga memberikan kontribusi signifikan dengan jumlah unduhan mencapai 2,9 juta kali atau meningkat 70 persen secara tahunan. Hingga akhir 2025, jaringan fisik perseroan telah mencakup 402 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
| Tahapan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Cum Dividen Pasar Reguler | 4 Mei 2026 |
| Recording Date | 6 Mei 2026 |
| Pembayaran Dividen | 22 Mei 2026 |