Program LokalMendunia Tingkatkan Penjualan LIVE UMKM Hingga 50 Kali Lipat

Program LokalMendunia Tingkatkan Penjualan LIVE UMKM Hingga 50 Kali Lipat

TikTok Shop by Tokopedia secara resmi meluncurkan inisiatif bertajuk #LokalMendunia guna mempercepat penetrasi produk lokal ke pasar Asia Tenggara. Program yang diinisiasi sejak Desember 2025 ini menargetkan penguatan kapasitas UMKM Indonesia agar mampu bersaing di level internasional.

Melalui pendekatan strategi discovery commerce, platform ini mengombinasikan konten kreatif, fitur LIVE streaming, serta sinergi dengan para kreator. Dilansir dari Suara, langkah strategis tersebut telah memicu lonjakan transaksi signifikan bagi sejumlah brand lokal yang terlibat.

Vonny Ernita Susamto selaku Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia menyatakan keyakinannya terhadap kualitas produk dalam negeri di kancah global. Ia menegaskan bahwa merek lokal saat ini sudah memiliki basis yang kuat di pasar domestik.

"Kami percaya produk lokal Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat menjadi pilihan utama konsumen global. Banyak merek lokal telah kuat di pasar domestik dan memiliki potensi besar untuk menjangkau pasar global secara lebih luas," ujar Vonny.

Skema #LokalMendunia dirancang untuk membantu ekspansi bisnis ke wilayah Asia Tenggara secara terstruktur. Hal ini didukung oleh integrasi ekosistem data dan kolaborasi lintas negara yang memungkinkan produk ditemukan oleh konsumen yang paling relevan.

Data awal menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif hanya dalam periode kampanye selama 12 hari. Dari delapan brand yang menjadi pionir, enam di antaranya mencatatkan kenaikan Gross Merchandise Value (GMV) yang sangat tajam.

Pencapaian paling mencolok terlihat pada fitur LIVE streaming, di mana beberapa brand mengalami lonjakan penjualan hingga 50 kali lipat. Di sisi lain, jumlah penonton saat siaran langsung juga mengalami kenaikan antara 20 hingga 90 persen.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 50 brand lokal yang bergabung dalam ekosistem #LokalMendunia. Dari total tersebut, sebanyak 35 merek dinilai sudah memenuhi kriteria dan siap untuk segera melakukan ekspansi ke pasar regional.

Program ini mencakup empat tahapan krusial bagi pelaku usaha, yakni proses seleksi, fase inkubasi, strategi go-to-market, hingga perluasan pasar. NATUR by Gondowangi dan Amiralab menjadi dua di antara banyak brand yang telah merasakan dampak positifnya.

Dukungan Pemerintah dan Tren Belanja Baru

Chief Operations Officer NATUR by Gondowangi, M. J. Fadloan Ashari, menekankan pentingnya akses pasar dan pemahaman karakter konsumen internasional. Menurutnya, strategi konten yang relevan menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan di pasar baru.

"Untuk memasuki pasar baru, dibutuhkan akses pasar, pemahaman mendalam tentang konsumen, dan strategi konten yang relevan. TikTok Shop by Tokopedia membantu membuka akses pasar serta memberikan dukungan berupa insight, jaringan, dan ekosistem social commerce di pasar regional," jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Adam Muhammad Ghifar selaku Founder Amiralab memandang platform ini lebih dari sekadar tempat bertransaksi. Ia menilai ekosistem ini efektif untuk memastikan produk lokal dicintai oleh target konsumen yang tepat.

"TikTok Shop by Tokopedia bukan sekadar platform berjualan, namun ekosistem yang memungkinkan produk lokal benar-benar dikenal dan dicintai oleh konsumen yang tepat," katanya.

Upaya digitalisasi ekspor ini juga mendapat respon positif dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Fajarini Puntodewi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI, mengapresiasi sinergi antara platform digital dengan pelaku usaha.

"Program #LokalMendunia menjadi contoh nyata sinergi strategis antara platform digital dan pelaku usaha dalam memperluas akses pasar ekspor bagi produk Indonesia," ujarnya.

Fajarini menambahkan bahwa inisiatif ini membuka ruang yang lebih lebar bagi UMKM Indonesia untuk masuk ke dalam rantai perdagangan global. Tren discovery commerce diprediksi akan terus tumbuh dan menjadi pilar utama industri e-commerce di masa mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi