Prudential Syariah Salurkan 14 Sapi Kurban demi Tekan Kesenjangan Akses Pangan

Prudential Syariah Salurkan 14 Sapi Kurban demi Tekan Kesenjangan Akses Pangan

Tingkat konsumsi daging sapi di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Fenomena ini memperlihatkan adanya ketimpangan dalam pemenuhan pangan bergizi, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan di kawasan tertinggal.

Seperti dikutip dari Suara, data PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menunjukkan bahwa angka konsumsi daging sapi per kapita di tanah air baru menyentuh 2,77 kilogram per tahun. Angka tersebut berada jauh di bawah rata-rata kawasan ASEAN, sementara ada 81 kabupaten/kota yang masuk dalam kategori rentan rawan pangan.

Di tengah kondisi ini, kebutuhan hewan kurban secara nasional justru diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar 3,82 persen pada tahun 2026 menjadi 2.355.470 ekor. Momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini dipandang sebagai kesempatan penting untuk memeratakan distribusi protein hewani kepada masyarakat yang membutuhkan.

Merespons situasi tersebut, Prudential Syariah meluncurkan program "Satu Kurban, Ribuan Berkah" dengan mendistribusikan 14 ekor sapi kurban ke 14 komunitas rentan. Program ini ditargetkan mampu menyentuh 2.000 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Aceh, hingga Flores di Nusa Tenggara Timur.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menjelaskan bahwa perlindungan terhadap keluarga tidak hanya mencakup faktor finansial. Hal tersebut juga mencakup pemenuhan hak-hak dasar, termasuk akses terhadap makanan yang memiliki nilai gizi memadai.

"Bagi kami, melindungi keluarga Indonesia berarti hadir di setiap lapis kebutuhan, termasuk kebutuhan paling dasar seperti akses terhadap pangan yang bergizi dan layak. Program Satu Kurban, Ribuan Berkah adalah wujud nyata dari apa yang kami maksud dengan Satu Yang Melindungi," kata Vivin dalam keterangannya.

Menurut Vivin, ketidakseimbangan akses pangan menjadi bagian dari persoalan perlindungan keluarga yang lebih luas. Kerentanan ketahanan serta masa depan sebuah keluarga akan meningkat ketika mereka kesulitan mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Dalam pelaksanaan distribusi ini, Prudential Syariah menggandeng Dompet Dhuafa untuk menyasar kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber protein berkualitas. Setiap satu ekor sapi dialokasikan khusus untuk satu komunitas agar cakupan manfaatnya bisa menjangkau lebih banyak keluarga.

Daftar penerima manfaat program ini meliputi para pekerja penunjang operasional perusahaan seperti petugas kebersihan, pengemudi, petugas keamanan, dan office boy. Bantuan juga diarahkan bagi komunitas perempuan pengemudi ojek online, masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), santri, guru honorer, nelayan, petani, tenaga kesehatan, hingga korban bencana alam di Aceh dan Flores.

Selain misi sosial, aspek keberlanjutan lingkungan juga diterapkan dalam program kurban ini. Seluruh paket daging kurban dibungkus menggunakan daun dan besek bambu untuk meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai sekaligus menekan penumpukan sampah.

Vivin menyatakan bahwa indikator keberhasilan perusahaan tidak hanya bertumpu pada pencapaian bisnis semata, melainkan juga dari dampak langsung yang dirasakan oleh publik.

"Menjadi nomor satu bagi kami bukan hanya soal pencapaian bisnis. Ini soal seberapa nyata kehadiran kami dirasakan oleh keluarga Indonesia, termasuk mereka yang selama ini paling jauh dari jangkauan," tutur Vivin.

Artikel terkait

Rekomendasi