PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) melalui anak usahanya, PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO), mengamankan kontrak pengadaan 20.600 unit truk senilai Rp 10,83 triliun dari PT Agrinas Pangan Nusantara pada 6 April 2026.
Proyek besar ini berdampak pada pergerakan harga saham emiten otomotif tersebut yang mengalami lonjakan signifikan hingga 50-70 persen dalam satu pekan terakhir. Dilansir dari Stocksetup, harga saham PMJS berada pada level Rp 174 per lembar pada Rabu, 8 April 2026.
Kesepakatan pengadaan truk enam ban ini merupakan bagian dari program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Perusahaan telah menerima uang muka sebesar Rp 2,84 triliun untuk mendukung pelaksanaan kontrak yang diproyeksikan bakal memperkuat struktur pendapatan dan kondisi keuangan perseroan ke depan.
PMJS merupakan induk usaha di sektor otomotif yang mengelola distribusi kendaraan niaga melalui jaringan dealer resmi. Fokus utama bisnis mereka mencakup perdagangan kendaraan bermotor, penyediaan suku cadang, hingga jasa perawatan purna jual bagi merk kendaraan seperti Mitsubishi.
Berdasarkan data operasional, PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) bertindak sebagai tulang punggung utama dalam distribusi unit niaga. Keberhasilan meraih kontrak triliunan rupiah ini menambah portofolio strategis bagi grup dalam pasar kendaraan berat di Indonesia.
Pada kinerja tahun buku 2025, perusahaan mencatatkan pertumbuhan positif dengan perolehan pendapatan mencapai Rp 10,33 triliun. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 7,08 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Laba bersih perseroan juga mengalami tren kenaikan sebesar 7,63 persen secara tahunan menjadi Rp 117,85 miliar. Sementara itu, beban pokok penjualan yang dikeluarkan perusahaan tercatat menyentuh angka Rp 9,67 triliun sepanjang tahun 2025.
Struktur kepemimpinan perusahaan saat ini dipimpin oleh Ie Putra selaku Direktur Utama dan Eiichiro Hamazaki sebagai Wakil Direktur Utama. Manajemen juga didukung oleh dewan komisaris yang diketuai oleh Suhanti Poniman.
| Nama | Jabatan | Afiliasi |
|---|---|---|
| Ie Putra | Direktur Utama | Terafiliasi |
| Eiichiro Hamazaki | Wakil Direktur Utama | Terafiliasi |
| Sandi Yoswandi | Direktur | Terafiliasi |
| Peter Alexander | Direktur | Terafiliasi |
| Shinya Oka | Direktur | Terafiliasi |
| Henry Winata | Direktur | Terafiliasi |
| Nama | Jabatan | Status |
|---|---|---|
| Suhanti Poniman | Komisaris Utama | Non-Independen |
| Masanori Goto | Komisaris | Non-Independen |
| Fritz Gunawan | Komisaris | Non-Independen |
| Nyoman Wenten Artha | Komisaris | Independen |
| Nursalam Andi Tabusalla | Komisaris | Independen |