RAJA Akuisisi 5 Persen Saham Proyek Gas Alam Milik Genting Berhad

RAJA Akuisisi 5 Persen Saham Proyek Gas Alam Milik Genting Berhad

PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) bersama PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) resmi menyepakati akuisisi kepentingan strategis pada proyek pengembangan gas alam serta Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) pertama di Indonesia milik Genting Berhad pada Senin (11/5/2026).

Langkah ekspansi ini dilakukan melalui dua transaksi terintegrasi di sektor hulu dan hilir, sebagaimana dilansir dari Market. Pada sisi hulu, RATU mengambil alih 5 persen participating interest di Blok Kasuri melalui perjanjian farm out dengan Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL).

Sementara untuk sektor hilir, induk usaha RAJA mengakuisisi 5 persen saham PT Layar Nusantara Gas (LNG) dari Genting LNG Pte. Ltd. Perusahaan tersebut merupakan pengembang fasilitas midstream dan kapal FLNG perdana di tanah air.

Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi, menjelaskan bahwa penyelesaian akuisisi hilir ditargetkan tuntas pada akhir Juli 2026. Hal ini menyusul penandatanganan shareholders' agreement serta pemenuhan syarat dalam SSPA.

Target perampungan proses di sektor hulu diproyeksikan paling lambat pada Februari 2027. Djauhar menyebutkan bahwa jadwal ini sangat bergantung pada keputusan dari SKK Migas dan pemerintah, serta penyelesaian transaksi di sisi hilir.

Penandatanganan kerja sama ini dipandang sebagai pencapaian krusial bagi perseroan dalam memperluas jangkauan operasional di seluruh rantai nilai LNG. Operasi tersebut mencakup pengembangan lapangan hulu hingga produksi melalui kapal FLNG.

"Kerja sama strategis dengan Genting ini merupakan langkah penting dalam perjalanan transformasi dan ekspansi bisnis RAJA Group. Akuisisi ini tidak hanya memperkuat portofolio bisnis perseroan, tetapi juga menjadi fondasi awal bagi pengembangan kemitraan jangka panjang yang lebih luas di sektor LNG terintegrasi. Kami melihat Blok Kasuri sebagai salah satu proyek strategis dengan potensi signifikan dalam mendukung ketahanan energi nasional dan pengembangan ekosistem LNG Indonesia ke depan," kata Djauhar Maulidi, Direktur Utama RAJA.

Blok Kasuri yang terletak di Provinsi Papua Barat telah mendapatkan restu pemerintah terkait rencana pengembangan pertama untuk Lapangan Asap, Kido, dan Merah (Lapangan AKM). Proyek ini dirancang untuk menyuplai sekitar 230 mmscfd gas alam ke fasilitas FLNG selama 18 tahun masa operasi.

Selain untuk kebutuhan ekspor, terdapat alokasi tambahan sebesar 102 mmscfd gas alam guna memenuhi kebutuhan domestik. Investasi sebesar 5 persen ini menjadi titik awal bagi kedua belah pihak untuk menjajaki peluang peningkatan partisipasi di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi