Rosan Roeslani Ingatkan Direksi BUMN Tidak Poles Laporan Keuangan

Rosan Roeslani Ingatkan Direksi BUMN Tidak Poles Laporan Keuangan

CEO Danantara Rosan Roeslani menginstruksikan para pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bersikap jujur dalam menyusun laporan keuangan serta menghindari praktik manipulasi akuntansi. Penegasan ini disampaikan dalam acara CEO Development Program pada Rabu (6/5/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Larangan melakukan rekayasa keuangan tersebut bertujuan agar kondisi perusahaan mencerminkan realitas yang sebenarnya, terutama terkait ketersediaan dana tunai. Rosan menekankan bahwa pencapaian laba yang terlihat tinggi tidak akan berarti jika tidak disertai dengan arus kas yang sehat.

"Janganlah lagi kita melakukan financial engineering yang tidak benar. Buat apa kita kelihatan laba tinggi, tapi flow-nya kosong," tegas Rosan, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM.

Selain masalah teknis pelaporan, prinsip moral dalam kepemimpinan menjadi poin utama yang digarisbawahi oleh Rosan di hadapan para bos perusahaan plat merah tersebut. Ia menyatakan tidak akan memberikan kelonggaran terhadap tindakan yang mencederai nilai-nilai kejujuran dalam bekerja.

"I have zero tolerance kepada masalah integritas yang dilanggar," ujar Rosan.

Terkait pengambilan kebijakan, pimpinan BUMN diminta untuk tetap mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia meskipun akan selalu muncul perbedaan pandangan. Rosan kemudian mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai loyalitas dan semangat nasionalisme dalam pengabdian kepada negara.

"Bapak Presiden sudah sering menyampaikan, kalau tidak berada dalam satu hati, tidak merah putih, silakan keluar dari barisan itu. Very loud and clear," pungkas Rosan.

Artikel terkait

Rekomendasi