Layanan jantung berstandar internasional di Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia (RS KEI) Surakarta resmi terintegrasi dengan BPJS Kesehatan pada Rabu (13/5) untuk memperluas akses bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Integrasi ini diresmikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, demi memperkuat sistem kesehatan nasional dalam menangani penyakit katastropik, seperti dilansir dari Medcom.
Kementerian Kesehatan menilai penguatan ini sangat mendesak mengingat data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) menunjukkan penyakit kardiovaskular memicu lebih dari 600 ribu kematian di Indonesia setiap tahunnya.
“Tanpa skema pembiayaan yang kuat, teknologi medis secanggih apa pun hanya akan menjadi statis,” tegas Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono.
Fasilitas medis kelas A ini tercatat telah melayani 1.053 pasien dan meraih Akreditasi Paripurna sejak pertama kali diresmikan pada November 2025.
“Hari ini, fasilitas berstandar tinggi ini bukan lagi kemewahan yang sulit dijangkau, melainkan hak yang bisa diakses seluruh masyarakat,” tambah Dante Saksono Harbuwono.
Rumah sakit dengan kapasitas 100 tempat tidur ini dibangun melalui hibah Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) lewat Zayed Humanitarian Legacy Initiative dan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan pada 19 November 2025.
Pihak jaminan kesehatan nasional juga menekankan pentingnya respons cepat dalam penanganan medis bagi para penderita gangguan jantung.
“Dalam penanganan jantung, setiap detik sangat berharga. Konsep golden period tidak boleh hanya menjadi teori medis, tetapi harus menjadi standar operasional,” ujar Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Abdi Kurniawan.
Manajemen RS KEI mendapatkan empat pesan strategis dari BPJS Kesehatan, meliputi transformasi mutu pelayanan, digitalisasi tanpa hambatan, penguatan rujukan, hingga pelayanan humanis.
Saat ini, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan untuk mendampingi operasional RS KEI yang diproyeksikan menjadi pusat rujukan layanan jantung utama di wilayah Jawa Tengah, DIY, dan sekitarnya.