Saham Chandra Asri Pacific Merosot 11 Persen Lebih

Saham Chandra Asri Pacific Merosot 11 Persen Lebih

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengalami penurunan tajam sebesar 11,50% ke level Rp 1.770 pada perdagangan hari Senin (25/5/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Penurunan ini memperpanjang tren negatif emiten tersebut yang mayoritas bergerak melemah di sepanjang bulan Mei 2026.

Berdasarkan data perdagangan, saham TPIA telah ditransaksikan sebanyak 124,6 juta saham dengan frekuensi mencapai 18.113 kali. Total nilai transaksi yang dibukukan dari pergerakan tersebut tercatat sebesar Rp 229 miliar.

Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan aksi lepas saham oleh investor asing cukup masif hingga penutupan sesi I. Investor asing membukukan penjualan bersih atau net sell dengan volume sekitar 43,97 juta saham, yang setara dengan nilai Rp 81,11 miliar berdasarkan asumsi harga rata-rata sesi pertama.

Kondisi ini membuat performa saham berkode TPIA tersebut merosot tajam dalam jangka pendek. Dalam kurun waktu sepekan terakhir saja, nilai saham Chandra Asri Pacific tercatat sudah jatuh lebih dari 50% dari harga sebelumnya.

Pihak Sinarmas Sekuritas memberikan analisis teknikal terkait pergerakan grafik saham yang menunjukkan pola penembusan ke bawah pada level batas bawahnya. Penurunan harga ini dipengaruhi oleh tingginya tekanan aksi jual yang terjadi di pasar modal.

"Volume didominasi volume jual. Tapi stoc osc mengindikasikan pola oversold," sebut Sinarmas Sekuritas dalam ulasannya hari ini.

Merespons situasi jenuh jual tersebut, perusahaan efek ini memberikan panduan strategi investasi berupa pembelian saat harga melemah bagi para pelaku pasar. Sinarmas Sekuritas menetapkan area beli di rentang Rp 1.440 hingga Rp 1.685, dengan target harga pertama di level Rp 1.880, target kedua di Rp 1.960, serta batas stoploss jika harga merosot di bawah Rp 1.400.

Artikel terkait

Rekomendasi