Tren pergerakan harga saham emiten poultry, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), terpantau masih mengalami pelemahan hingga awal Juni 2026. Meski demikian, perusahaan pakan ternak ini tetap menjadwalkan pembagian dividen kepada para investornya.
Seperti dikutip dari Investasi, emiten berkode saham MAIN ini mengumumkan rencana pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp 115,99 miliar. Alokasi keuntungan tersebut bakal didistribusikan kepada pemegang saham yang namanya masuk dalam Daftar Pemegang Saham perusahaan.
Total saham yang tercatat berhak menerima keuntungan ini adalah sebanyak 2.230.497.500 saham. Melalui keputusan tersebut, setiap pemilik satu lembar saham MAIN akan mendapatkan dana dividen senilai Rp 52, atau setara dengan Rp 5.200 untuk setiap satu lot saham.
Pada penutupan perdagangan hari Selasa (2/6/2026), posisi saham MAIN berada di level Rp 810 per saham setelah mengalami penurunan sebesar 2,41%. Jika dihitung sejak awal tahun 2026, akumulasi pelemahan harga saham ini sudah mencapai 9,50% atau menyusut sebanyak 85 poin.
Berdasarkan posisi harga penutupan paling akhir tersebut, maka tingkat imbal hasil atau yield dividen yang ditawarkan oleh saham MAIN berada di angka 6,42%. Keputusan korporasi mengenai pembagian keuntungan ini diambil dengan mengacu pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah dilaksanakan pada 25 Mei 2026 lalu.
"Perusahaan telah menyetujui pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham," tulis Corporate Secretary MAIN Andre A. Hendjan dalam keterbukaan informasi, Selasa (2/6/2026).