Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat lonjakan harga selama dua hari perdagangan berturut-turut hingga Senin (25/6/2026). Lonjakan ini dipicu oleh perkembangan operasional serta strategi aksi korporasi yang dirancang oleh kedua manajemen perusahaan tersebut.
Seperti dilansir dari Investasi, saham MDKA melonjak 4,78 persen ke level Rp 2.850 per saham pada penutupan perdagangan Senin setelah sebelumnya melesat sebesar 24,77 persen. Pada hari yang sama, saham EMAS juga menguat 1,71 persen ke posisi Rp 7.425 per saham setelah sempat mencatatkan kenaikan 19,67 persen.
Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Adrian Djie Tren mengonfirmasi bahwa sentimen positif EMAS didorong oleh aktivitas produksi emas perdana di Tambang Emas Pani pada pertengahan Februari 2026. Selain itu, emiten ini berencana melakukan pencatatan saham ganda atau dual listing di Bursa Efek Hong Kong pada akhir Maret 2026 guna menjaring investor global.
Di sisi lain, MDKA berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan maksimal 10 persen saham baru. Langkah strategis ini diambil demi menekan rasio utang perusahaan, memperbaiki struktur modal, serta mendanai ekspansi bisnis masa depan.
Adrian menilai kedua emiten memiliki prospek jangka menengah hingga panjang yang solid. EMAS didukung potensi Tambang Emas Pani yang diproyeksikan menjadi salah satu tambang primer terbesar di Indonesia, sementara modal baru MDKA akan memperkuat fleksibilitas pendanaan mereka.
"Hal ini memungkinkan perusahaan untuk merealisasikan belanja modal dan ekspansi dengan neraca keuangan yang lebih sehat, sehingga berpotensi memperkuat profil permodalan dan fleksibilitas pendanaan perseroan," kata Adrian kepada Kontan, (25/5/2026).
Kendati fundamental kedua perusahaan ini menarik, para pemodal tetap disarankan untuk mengambil langkah antisipatif yang aman dalam menghadapi fluktuasi pasar.
"Strategi investasi hendaknya disesuaikan dengan dinamika pasar secara keseluruhan, sembari terus mencermati perkembangan kondisi makroekonomi, baik di tingkat domestik maupun global," ujarnya.
Berdasarkan analisis teknikal, target harga terdekat untuk saham MDKA diproyeksikan berada pada level Rp 3.080, sedangkan saham EMAS ditargetkan mencapai Rp 7.900. Sementara secara fundamental, nilai valuasi MDKA saat ini terpantau sedang diperdagangkan di sekitar rata-rata Price-to-Book Value (PBV) dalam jangka waktu lima tahun terakhir.