Saham Meta Platforms mengalami lonjakan harga hampir 4 persen pada sesi perdagangan hari Rabu (27/5/2026) setelah perusahaan resmi memperluas layanan berbayar secara global. Para investor menyambut positif langkah pemilik Facebook tersebut untuk memperluas uji coba paket berlangganan guna meningkatkan pendapatan perusahaan.
Ekspansi global untuk uji coba Facebook Plus, Instagram Plus, dan WhatsApp Plus ini diumumkan langsung oleh Head of Product Meta, Naomi Gleit, melalui sebuah unggahan di media sosial Instagram. Pengguna yang memilih tingkatan berbayar ini akan dikenakan biaya sebesar 3,99 dolar AS per bulan untuk Facebook Plus dan Instagram Plus, sedangkan layanan WhatsApp Plus dipatok seharga 2,99 dolar AS per bulan.
Melalui kebijakan baru ini, para pelanggan paket Plus akan diberikan akses ke sejumlah fitur premium. Fasilitas tersebut mencakup penyesuaian profil yang ditingkatkan serta wawasan cerita atau story insights yang lebih mendalam.
Gleit menyatakan dalam unggahan Instagram miliknya bahwa fitur-fitur tambahan lain akan diperkenalkan di masa mendatang, meskipun dirinya tidak memberikan rincian lebih spesifik mengenai jenis fitur tersebut. Selain itu, Gleit juga tidak memberikan estimasi angka mengenai target jumlah pengguna yang diharapkan akan beralih ke tingkat berbayar ini.
Langkah ekspansi ini dilakukan beberapa bulan setelah Meta mengumumkan uji coba tingkat berlangganan untuk ketiga platform media sosialnya. Berdasarkan laporan dari situs industri populer TechCrunch yang mengutip informasi dari pihak perusahaan, sistem langganan baru ini dipastikan tidak menggantikan layanan Meta Verified yang sudah ada sebelumnya. Layanan Verified dinilai tidak saling tumpang tindih dengan paket Plus karena berfokus pada alat perlindungan identitas dan verifikasi.
Potensi pertumbuhan pendapatan dari kebijakan ini dinilai sangat besar mengingat basis pengguna Meta yang masif. Pada akhir kuartal terakhir yang dilaporkan, Facebook sendiri tercatat memiliki hampir 3,1 miliar pengguna aktif bulanan (MAU), dengan 2,1 miliar di antaranya mengakses situs tersebut setiap hari. Pengamat pasar menilai bahwa meskipun hanya sebagian kecil dari total pengguna yang memilih layanan berbayar, hal tersebut tetap akan menambah pendapatan bersih dan mendorong profitabilitas Meta secara signifikan.