SeaBank Puncaki Survei Ipsos sebagai Bank Digital Pilihan Transaksi Harian

SeaBank Puncaki Survei Ipsos sebagai Bank Digital Pilihan Transaksi Harian

Bank digital kini telah bertransformasi dari sekadar layanan pelengkap menjadi platform utama yang diandalkan masyarakat Indonesia untuk aktivitas finansial setiap hari.

Dilansir dari Detik Finance, fenomena ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan layanan keuangan yang praktis, cepat, dan terintegrasi dengan berbagai kebutuhan harian seperti belanja daring.

Data dari Bank Indonesia memperkuat tren tersebut dengan catatan volume transaksi pembayaran digital yang mencapai 14,28 miliar pada triwulan I 2026.

Pertumbuhan signifikan terlihat pada kanal mobile dan internet banking, sementara penggunaan QRIS melonjak drastis hingga 116,45% secara tahunan (yoy).

Infrastruktur pendukung seperti BI-FAST juga menunjukkan pertumbuhan kokoh, yang menandakan tingginya permintaan terhadap efisiensi sistem pembayaran ritel di tanah air.

Laporan terbaru dari Ipsos Indonesia melalui Survei Persepsi dan Kepuasan Penggunaan terhadap Layanan Bank Digital di Indonesia 2026 memetakan peta persaingan industri ini.

Hasil survei daring pada April 2026 mengungkap bahwa kemudahan serta kecepatan transaksi menjadi alasan utama 71% pengguna dalam memilih bank digital.

SeaBank menempati posisi puncak dalam kategori dukungan kenyamanan transaksi harian, mencakup transfer dan pembayaran daring, dengan perolehan angka sebesar 52%.

Posisi berikutnya ditempati oleh Bank Jago dengan 50%, Neobank 49%, Allo Bank 40%, serta Superbank yang mengantongi 39%.

"Hasil ini menunjukkan bahwa pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital. Tidak hanya dari sisi layanan keuangan, tetapi juga kemudahan dalam terhubung dengan berbagai kebutuhan bertransaksi sehari-hari menjadi faktor yang diprioritaskan," ujar Hansal Savla, Managing Director Ipsos Indonesia.

Integrasi E-Wallet dan Belanja Online

Dalam hal konektivitas dengan ekosistem digital lainnya, SeaBank kembali unggul sebagai pilihan utama bagi 50% responden yang disurvei.

Bank Jago mengikuti di posisi kedua dengan 46%, disusul Superbank 43%, Neobank 36%, dan Allo Bank dengan perolehan 26%.

Aktivitas pengisian saldo dompet digital juga didominasi oleh pengguna SeaBank sebesar 77%, diikuti Bank Jago 70%, Superbank 66%, Neobank 65%, dan Allo Bank 57%.

Terkait dukungan untuk belanja online, sebanyak 69% responden memilih SeaBank, mengungguli Bank Jago 58%, Allo Bank 50%, Superbank 47%, dan Neobank 41%.

"Integrasi dengan ekosistem digital menjadi salah satu faktor yang semakin relevan. Pengguna cenderung memilih layanan yang dapat mendukung berbagai aktivitas mereka secara praktis dan terhubung dengan mulus dalam satu platform," tambah Hansal Savla.

Konektivitas antar-platform ini dinilai menjadi aspek krusial yang selaras dengan keinginan pengguna untuk mendapatkan pengalaman bertransaksi yang lebih efisien.

"Seiring berkembangnya ekspektasi pengguna, pemain bank digital diharapkan untuk tidak hanya menghadirkan layanan keuangan yang cepat dan mudah digunakan, tetapi juga mampu terintegrasi dengan berbagai aktivitas digital sehari-hari. Kemampuan untuk menghadirkan pengalaman yang seamless diperkirakan akan menjadi salah satu fokus utama dalam persaingan industri," tutur Hansal Savla.

Artikel terkait

Rekomendasi