PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG menetapkan pembagian seluruh laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp 190,84 miliar sebagai dividen tunai bagi pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (11/5/2026).
Keputusan pembagian total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah optimal. Pengumuman ini dilansir dari Money sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan perseroan.
Corporate Secretary Semen Indonesia, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa langkah ini didukung oleh keberhasilan strategi transformasi bisnis yang mulai dijalankan sejak semester kedua 2025. Perbaikan kinerja ini dilaporkan terus berlanjut hingga periode kuartal I-2026.
"Ke depan, SIG siap menjaga momentum pertumbuhan untuk mengoptimalkan kinerja positif yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi pemegang saham," kata Vita Mahreyni, Corporate Secretary Semen Indonesia.
Berdasarkan data operasional, SIG membukukan pendapatan sebesar Rp 8,29 triliun pada kuartal I-2026, atau mengalami kenaikan 8,3 persen secara tahunan. Volume penjualan juga meningkat 1,7 persen mencapai angka 8,71 juta ton di periode yang sama.
Vita memproyeksikan industri semen nasional akan memasuki fase pemulihan yang lebih stabil pada tahun 2026. Hal ini didorong oleh target pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan daya beli masyarakat serta proyek-proyek strategis pemerintah.
Pihak manajemen menekankan bahwa efisiensi dan disiplin dalam transformasi bisnis menjadi kunci daya saing perusahaan di pasar domestik yang kompetitif. Selain itu, SIG mulai memperkuat penetrasi di pasar internasional untuk memperluas basis margin usaha.
"Transformasi bisnis yang dijalankan secara disiplin berhasil meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri domestik, sekaligus memperkuat posisi di pasar internasional, mengoptimalkan utilisasi, dan mendukung pertumbuhan profitabilitas perseroan," tutup Vita Mahreyni, Corporate Secretary Semen Indonesia.
Untuk mendukung target ekspor, SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan Taiheiyo Cement Corporation telah menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi dan dermaga di Tuban, Jawa Timur. Fasilitas ekspor tersebut dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada pertengahan 2026.