PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 154,65 persen menjadi Rp 56,7 miliar pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan kinerja keuangan ini membuka peluang bagi manajemen untuk membagikan dividen pada akhir tahun buku.
Pertumbuhan positif ini dilansir dari Investasi juga terlihat pada laba bersih perseroan yang meningkat hingga 186,1 persen secara tahunan. Peningkatan performa tersebut didorong oleh keberhasilan ekspansi pada lini bisnis digitalisasi teknologi informasi berbasis multimedia yang kini memberikan kontribusi signifikan.
Permintaan terhadap layanan digitalisasi tersebut dilaporkan terus mengalami kenaikan, baik dari ceruk pasar sektor swasta maupun instansi pemerintahan. Selain mengandalkan ceruk bisnis baru, efisiensi operasional juga diperketat melalui penerapan otomasi sistem serta pengendalian anggaran yang ketat.
Langkah efisiensi ini diterapkan guna mempertahankan profitabilitas perusahaan di tengah berbagai tekanan eksternal pada industri teknologi informasi. Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, ketegangan geopolitik global, hingga lonjakan harga material teknologi informasi akibat tingginya permintaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di pasar global.
“Pemacu utama kinerja perseroan hingga kuartal I-2026 adalah keberhasilan perluasan segmen bisnis di bidang digitalisasi IT berbasis multimedia,” ujar Josephine Handayani Hidajat, Direktur Utama LUCK dalam paparan publik secara daring, Jumat (22/5).
Manajemen menyatakan tetap optimis bahwa tren pertumbuhan kinerja ini dapat dipertahankan sampai akhir tahun melalui pengelolaan anggaran yang sehat. Rencana pembagian dividen bagi para pemegang saham akan direalisasikan apabila capaian kinerja hingga akhir tahun berhasil memenuhi target manajemen.
“Kami berharap profit di akhir tahun akan bagus karena kami ingin sekali membagikan dividen untuk semua shareholder,” ucap Josephine Handayani Hidajat, Direktur Utama LUCK.