Aktivitas menghilangkan bulu tubuh atau hair removal telah menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri yang umum dilakukan. Namun, tindakan yang terlalu sering seperti mencukur, waxing, hingga threading berpotensi memicu dampak negatif bagi kesehatan kulit.
Kondisi ini dapat mengganggu pertahanan alami serta ekosistem mikroba yang hidup pada permukaan kulit, seperti dikutip dari Medcom.
Dokter spesialis kulit, Dr Chandani Jain Gupta, menjelaskan bahwa berbagai metode penghilangan bulu yang dilakukan berulang-ulang berisiko merusak skin barrier. Kerusakan pada lapisan pelindung ini membuat bakteri patogen menjadi lebih mudah berkembang biak.
Tindakan mencukur berpotensi memicu luka serta mikroabrasi yang merusak skin barrier meskipun kulit tampak normal. Sementara itu, metode seperti waxing atau threading dapat menimbulkan efek kemerahan, inflamasi, dan iritasi, terutama bagi pemilik kulit sensitif.
Sebagai alternatif yang lebih aman, prosedur laser yang ditangani oleh tenaga profesional lebih direkomendasikan untuk meminimalkan efek samping.
“Laser hair removal lebih kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi kulit dibandingkan mencukur, waxing, atau threading,” ujarnya, dikutip dari Hindustan Times, Minggu, 7 Juni 2026.
Gangguan Keseimbangan Mikrobioma Kulit
Dampak lain dari hair removal yang intensif adalah terganggunya mikrobioma kulit, yaitu komunitas mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Ilmuwan Dr. Debojyoti Dhar menyebutkan bahwa ekosistem ini berfungsi penting dalam mengatur hidrasi serta mengontrol proses peradangan.
Folikel rambut bertindak sebagai lingkungan mikro yang menyokong keseimbangan mikroba tersebut.
“Jika folikel terus-menerus terganggu, komunitas mikroba di sekitarnya juga akan merasakannya,” jelas Dr. Debojyoti.
Ketika pelindung alami ini terganggu akibat pencukuran atau waxing yang berlebihan, kulit menjadi lebih rentan terhadap peradangan, kekeringan, dan sensitivitas tinggi. Selain itu, proses eksfoliasi sebelum atau sesudah perawatan ikut mengikis minyak alami yang dibutuhkan oleh mikroba baik untuk bertahan hidup.