Singapore Airlines (SIA) resmi menunda jadwal pengoperasian kursi kelas utama dan kelas bisnis generasi terbaru pada armada Airbus A350-900 hingga kuartal pertama 2027. Penundaan ini diumumkan pada Rabu (6/5/2026) menyusul adanya kendala pada rantai pasokan global industri penerbangan.
Awalnya, maskapai asal Singapura tersebut menargetkan produk kabin mutakhir ini dapat dinikmati penumpang pada kuartal kedua 2026. Namun, hambatan dalam proses sertifikasi salah satu kursi baru turut memperlambat lini masa proyek pembaruan armada ini.
"The revised timeline reflects industry-wide supply chain constraints, as well as a delay in the certification of one of the new seats," kata juru bicara SIA.
Pihak maskapai menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal ini merupakan dampak dari tantangan logistik yang dihadapi sektor manufaktur pesawat secara luas. Meskipun ada pergeseran waktu, program retrofit tetap berjalan sebagai bagian dari investasi besar maskapai.
Program peningkatan ini pertama kali diumumkan pada November 2024 dengan total investasi mencapai 1,1 miliar dolar Singapura atau sekitar 863 juta dolar AS. Proyek pengerjaan ulang kabin ini mencakup 41 pesawat Airbus A350-900 tipe jarak jauh (long-haul) dan jarak ultra-jauh (ULR).
SIA merancang produk tersebut dari tahap awal dengan fokus pada tata letak yang luas serta elemen ergonomis. Saat pengumuman awal, manajemen menekankan bahwa desain baru tersebut bertujuan untuk "cater to every customer’s needs".
Investasi jumbo tersebut tidak hanya menyasar kelas premium, karena kabin kelas ekonomi premium dan ekonomi juga akan mendapatkan penyegaran. Seluruh proses retrofit rencananya akan dilakukan oleh SIA Engineering Company yang berbasis di Singapura.
Berdasarkan rencana terbaru, pesawat A350-900 tipe jarak jauh hasil retrofit diperkirakan mulai terbang pada awal 2027 setelah mendapatkan persetujuan regulasi. Sementara itu, untuk varian A350-900ULR, pihak maskapai belum memberikan tanggal pasti operasionalnya.
"We will provide an update on the entry-into-service of SIA’s retrofitted A350-900 ultra-long-range aircraft at the appropriate time," kata maskapai tersebut.
SIA tetap berkomitmen untuk memperkenalkan pengalaman perjalanan yang ditingkatkan kepada publik pada akhir tahun 2026. Pengumuman tersebut akan mencakup detail mengenai sistem hiburan dalam pesawat KrisWorld generasi berikutnya serta perlengkapan kabin baru lainnya.
Seluruh program pembaruan interior armada ini ditargetkan rampung secara menyeluruh pada akhir tahun 2030. Setelah transformasi selesai, 34 unit A350-900 jarak jauh akan memiliki konfigurasi 42 kursi kelas bisnis, 24 kelas ekonomi premium, dan 192 kelas ekonomi.
Untuk tujuh unit varian A350-900ULR, maskapai akan menyediakan konfigurasi yang lebih eksklusif. Pesawat jenis ini nantinya akan dilengkapi dengan empat kursi kelas utama, 70 kursi kelas bisnis, dan 58 kursi kelas ekonomi premium.