Surya Midha yang berusia 22 tahun berhasil meraih status sebagai miliarder self-made termuda di dunia dalam daftar Forbes' 2026 World's Billionaires dengan kekayaan mencapai USD 2,2 miliar atau sekitar Rp 39 triliun.
Pencapaian besar tersebut diraih setelah startup perekrutan berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Mercor yang ia dirikan mencatatkan valuasi menembus USD 10 miliar pada Oktober 2025, seperti dilansir dari Detik iNET.
Lonjakan valuasi korporasi tersebut terjadi setelah Mercor menerima suntikan dana segar melalui pendanaan Seri C sebesar USD 350 juta.
Pemuda kelahiran Mountain View yang dibesarkan di San Jose, California ini mendirikan Mercor pada tahun 2023 bersama dua rekan sekolah menengahnya, Brendan Foody dan Adarsh Hiremath.
Di antara trio pendiri tersebut, Midha merupakan individu yang paling muda karena dilaporkan memiliki usia beberapa bulan lebih muda dibandingkan kedua temannya.
Sebelum terjun ke dunia bisnis, Midha menempuh pendidikan di Bellarmine College Preparatory antara tahun 2017 dan 2021 serta aktif mencetak prestasi dalam bidang debat nasional.
"Rekan saya dan saya adalah tim pertama dalam sejarah yang memenangkan ketiga turnamen nasional dalam debat kebijakan: Tournament of Champions (TOC), National Debate Coaches Association Tournament (NDCA), dan National Speech and Debate Association Tournament (NSDA)," ungkap Midha.
Setelah lulus SMA, Midha sempat melanjutkan pendidikan sarjana di bidang Studi Luar Negeri Georgetown University.
Namun, ia memutuskan mengambil cuti akademik pada tahun kedua kuliah untuk mendirikan Mercor, sebuah platform yang mengotomatiskan penyaringan resume, pencocokan kandidat, wawancara AI, hingga manajemen penggajian.
Sistem teknologi ini bekerja secara otomatis menyarankan kandidat yang paling sesuai segera setelah pengguna mengunggah deskripsi pekerjaan.
Saat ini platform perekrutan tersebut sudah digunakan oleh perusahaan teknologi besar seperti OpenAI untuk mengotomatiskan proses rekrutmen mereka.