Gubernur Dedi Mulyadi secara resmi mengusulkan Susi Pudjiastuti untuk menjabat sebagai Komisaris Utama Independen Bank BJB. Dilansir dari Suara, pengumuman ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung di Gedung Pakuan pada Selasa, 28 April 2026.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut diusulkan memimpin kursi komisaris bersama Eydu Oktain Panjaitan. Saat ini, Eydu tercatat masih aktif menjabat sebagai Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat.
Meskipun dikenal sebagai pengusaha sukses dengan kekayaan mencapai puluhan miliar rupiah, selera otomotif Susi Pudjiastuti tergolong sangat sederhana. Berdasarkan data LHKPN KPK periode 2019, nilai total aset kendaraannya hanya berada di angka Rp516 juta.
Koleksi kendaraan pribadinya justru didominasi oleh mobil niaga yang mendukung aktivitas bisnis perikanan. Di dalam garasinya, terdapat unit Mitsubishi L300 dan truk Mitsubishi yang menjadi tulang punggung operasional harian.
Untuk segmen kendaraan penumpang, Susi hanya memiliki satu unit Mercedes Benz E300 lansiran tahun 2005. Mobil sedan asal Eropa ini dipilih karena reputasi ketangguhan dan desainnya yang elegan pada masanya.
Kecintaan pada Motor Lawas
Karakter pragmatis Susi juga terlihat dari deretan kendaraan roda dua miliknya. Alih-alih mengoleksi motor mewah, ia justru merawat motor-motor pekerja keras yang legendaris.
Daftar motor miliknya mencakup Honda Win produksi tahun 2002 yang dikenal sangat irit dan bandel. Selain itu, terdapat pula motor bebek Honda Revo serta motor trail Suzuki TS yang terparkir di kediamannya.
Dominasi Aset Properti di Ciamis
Harta kekayaan Susi Pudjiastuti yang menyentuh angka Rp78,2 miliar sebagian besar tersimpan dalam bentuk aset tidak bergerak. Nilai properti berupa tanah dan bangunan milik tokoh asal Pangandaran ini mencapai Rp70,6 miliar.
Mayoritas aset properti tersebut terkonsentrasi di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Lokasi ini merupakan pusat operasional dari berbagai lini bisnisnya, mulai dari pengolahan hasil laut hingga maskapai penerbangan Susi Air.
Penunjukan Susi sebagai calon petinggi bank daerah ini menarik perhatian publik karena rekam jejaknya yang nyentrik namun tegas. Pengalaman manajerialnya di dunia bisnis kini diharapkan mampu membawa perubahan bagi stabilitas Bank BJB.