PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 segmen Karangjoang — KKT Kariangau selesai pada 31 Desember 2026 guna mempercepat akses menuju Ibu Kota Nusantara. Proyek infrastruktur pendukung ini dijadwalkan mulai beroperasi secara penuh pada Januari 2027 mendatang setelah melewati serangkaian uji kelayakan oleh otoritas berwenang pada Jumat (8/5/2026).
Pembangunan ruas sepanjang 7,3 kilometer tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan menghubungkan Jalan Tol Balikpapan–Samarinda dengan kawasan inti pemerintahan, dilansir dari Ekonomi. Hingga Mei 2026, pengerjaan konstruksi di lapangan dilaporkan telah menyentuh fase penyelesaian perkerasan jalan, struktur slab-on-pile, hingga pemasangan steel box girder.
Pelaksana Tugas Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, memberikan penegasan mengenai signifikansi proyek ini bagi kemajuan infrastruktur nasional.
"Penyelesaian ruas ini menunjukkan kesiapan Hutama Karya dalam mengerjakan proyek strategis dengan kompleksitas tinggi untuk mendukung percepatan konektivitas menuju IKN," kata Hamdani, Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Berdasarkan data teknis, proyek yang dimulai sejak Desember 2023 ini mengombinasikan pengerjaan jalan at-grade sepanjang 2,34 km dan struktur elevated pile slab sepanjang 1,745 km. Langkah tersebut diambil oleh manajemen untuk mengantisipasi karakteristik tanah yang tidak stabil di lokasi pembangunan.
Pemanfaatan teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM) dan LiDAR turut diimplementasikan guna menghadapi tantangan curah hujan tinggi serta lapisan tanah clay shale. Kehadiran akses bebas hambatan ini diproyeksikan dapat memangkas durasi perjalanan dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan ke IKN menjadi 60 menit.
Hamdani menyatakan optimisme perusahaan terhadap dampak positif dari selesainya infrastruktur ini bagi pertumbuhan ekonomi regional.
"Hutama Karya optimistis ruas Tol IKN Seksi 3A-2 akan memperkuat konektivitas kawasan Balikpapan, Samarinda, dan sekitarnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional," pungkas Hamdani, Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Dalam pengerjaannya, Hutama Karya menjalin kolaborasi melalui skema Integrated Joint Operation (IJO) dengan beberapa Badan Usaha Milik Negara lainnya. Mitra kerja tersebut meliputi PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Nindya Karya, dan PT Brantas Abipraya (Persero).