Tiga Orang Meninggal Dunia Akibat Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Tiga Orang Meninggal Dunia Akibat Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam dugaan wabah Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang tengah berlayar di Samudra Atlantik dari Argentina menuju Cape Verde. Dilansir dari Lifestyle, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi satu kasus positif dan lima kasus suspek dalam insiden tersebut.

Kapal pesiar yang dioperasikan oleh Oceanwide Expeditions ini mengangkut 170 penumpang dan 57 awak kapal. Menurut jadwal resmi perusahaan, kapal berangkat dari Ushuaia, Argentina pada 20 Maret dan direncanakan tiba di Cape Verde pada 4 Mei mendatang.

Pejabat kesehatan melaporkan seorang pria meninggal dunia setibanya di Pulau St Helena setelah mengalami gejala demam, nyeri perut, dan diare secara mendadak. Selain itu, seorang pasien perempuan berkebangsaan Inggris juga mengembuskan napas terakhir di rumah sakit Johannesburg, Afrika Selatan, setelah dievakuasi dari kapal.

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa Hantavirus merupakan penyakit zoonosis berbahaya yang ditularkan oleh hewan pengerat atau rodensia. Virus dari genus Orthohantavirus ini umumnya berpindah ke manusia melalui kontak dengan urine, feses, atau saliva hewan yang terinfeksi.

Tikus got (Rattus norvegicus) dan tikus rumah (Rattus tanezumi) diidentifikasi sebagai reservoir utama penyakit ini di Indonesia. Penularan dapat terjadi jika seseorang menghirup aerosol dari partikel halus yang terkontaminasi atau melalui luka pada kulit yang terkena sekreta tikus.

Gejala awal Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) biasanya muncul 1 hingga 8 minggu setelah terpapar, ditandai dengan kelelahan hebat dan nyeri otot. Infeksi ini berpotensi menyerang paru-paru dan ginjal, sehingga memerlukan langkah pencegahan ketat seperti menjaga kebersihan lingkungan dan pengendalian populasi tikus.

Artikel terkait

Rekomendasi